Masyarakat terdampak tercatat mencapai 1,5 juta jiwa. Selain itu, ada 104 ribu pengungsi yang kini berada di lokasi penampungan.
Data terkini juga menunjukkan jumlah korban meninggal mencapai 604 orang. Selain itu, 464 orang masih dinyatakan hilang. Kondisi tersebut memerlukan dukungan personel dan logistik yang memadai agar penanganan darurat dapat berjalan dengan lancar.
Tim gabungan dari berbagai daerah diharapkan mampu memperkuat upaya PMI di lapangan.
Keberangkatan dua relawan dari Jember menjadi bagian dari kontribusi daerah dalam operasi kemanusiaan nasional.
Mereka akan membantu pergerakan tim, distribusi bantuan, serta mendukung kebutuhan operasional lain di wilayah yang terdampak.
PMI Jember menyebut bahwa dukungan lintas daerah ini penting untuk mempercepat proses pemulihan.
Upaya tersebut diharapkan dapat meringankan beban masyarakat di tiga provinsi yang terdampak bencana. PMI Jember memastikan bahwa relawan yang dikirim telah siap menjalankan tugas sesuai standar operasi.
Dukungan berbagai pihak diharapkan membantu memperkuat penanganan di lokasi bencana dan memastikan kebutuhan warga dapat terpenuhi.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
PMI Jember Gembleng 33 Guru SD dalam ToF PMR Mula, Strategi Tanamkan Semangat Kerelawanan di Era Digital
Perkuat Penanganan Bencana, PMI Jember Berangkatkan 3 Relawan Terlatih untuk Pemetaan Dampak Erupsi Gunung Semeru
Pelatihan SIBAT di Puger Wetan Digelar PMI-JRCS demi Membangun Ketangguhan Warga di Daerah Rawan Bencana
Gandeng JRCS, PMI Gelar Sosialisasi Kesiapsiagaan Bencana di Wilayah Pesisir Jember, Edukasi Warga Hadapi Ancaman Tsunami
Dukung Program Pemkab Jember ‘Bunga Desaku’, PMI Jember Gelar Aksi Donor Darah dan Layanan Ambulan Gratis