SketsaNusantara.id - Bupati Jember Muhammad Fawait mengadakan acara Sholawat Kampoeng di Pondok Pesantren Darul Arifin, Desa Curahkalong, Kecamatan Bangsalsari, pada Senin 1 Desember 2025 siang.
Dalam sambutannya, Gus Fawait secara terbuka meminta dukungan dan partisipasi masyarakat dalam mengawasi jalannya pemerintahan daerah. Dia menekankan keterbatasan jangkauan pribadi untuk mengawasi seluruh wilayah Jember secara rinci.
"Saya tidak mungkin bisa mengawasi Jember ini satu per satu," ujar bupati tersebut.
Baca Juga: Pemkab Jember Kembali Salurkan BLT DBHCHT ke 14 Ribu Penerima Manfaat
Oleh karena itu, beliau mengimbau seluruh hadirin untuk mengambil peran sebagai pengawas aktif terhadap berbagai kebijakan dan kualitas layanan publik.
Pengawasan ini mencakup semua tingkatan, mulai dari pemerintah kabupaten, kecamatan, hingga desa dan kelurahan.
Gus Fawait memberi contoh spesifik seperti adanya pelayanan kesehatan yang tidak memuaskan atau tidak sesuai prosedur. Apabila menemukan kondisi tersebut, warga diminta segera melaporkan melalui saluran resmi Wadul Gus'e agar dapat ditindaklanjuti dengan cepat.
Baca Juga: Kebangkitan Ekonomi Jember, Gus Fawait Dorong Anak Muda Jadi Pilar Utama Kewirausahaan
"Semua bisa membantu melaporkan melalui saluran Wadul Gus'e sehingga kami bisa langsung monitor persoalan masyarakat," imbuhnya.
Selain sektor kesehatan, Gus Fawait juga mengharapkan pengawasan pada isu-isu lain, termasuk infrastruktur. Warga diajak untuk melaporkan jika menemukan kerusakan jalan di sekitar tempat tinggal mereka.
Tak hanya urusan pemerintahan, bupati yang akrab disapa Gus Fawait ini juga menitipkan peran pengawasan kepada para ibu-ibu di lingkungan keluarga masing-masing, terutama terkait perkembangan anak-anak.
Baca Juga: Temui Warga Kecamatan Kencong, Bupati Gus Fawait Respon Cepat Keluhan Soal Sampah Menumpuk
Gus Fawait menyoroti bahwa masa depan generasi muda Jember berada di tangan para ibu karena agar anak-anak senantiasa diingatkan dan dijauhkan dari ancaman narkoba serta zat adiktif lain.
"Mengingat, bahaya peredaran narkoba yang serius mengancam tumbuh kembang anak. Peran para ibu dianggap sangat krusial dalam menjaga dan mengarahkan generasi penerus Jember," tutupnya.***
Artikel Terkait
Masuk Bangunan Bersejarah, Ini 7 Fakta Mengejutkan di Balik Rencana Pemkab Jember Jadikan Gedung Nasional Indonesia Sebagai Dapur Umum MBG
Pemkab Jember Berikan Bantuan Pelampung Kepada 8 Unit KSR PMI Jember
3 Program Prioritas Jember di Tahun 2025, Pemkab Jember Sasar Pendidikan Infrastruktur hingga Siapkan Banyak Event
Audiensi dengan Gapoktan di Jombang, Pemkab Jember Tegaskan Komitmen pada Sektor Pertanian
Jamin Kesejahteraan Masyarakat dari Berbagai Lini, Pemkab Jember Juga Pastikan Pelayanan Kesehatan dan Infrastruktur Jalan
Dana Transfer Pusat ke Daerah Berkurang, Pemkab Jember: APBD 2026 Difokuskan ke Program Prioritas
Pemkab Jember Bulog Distribusikan Bantuan Pangan Periode Oktober hingga November 2025
Dukung Program Pemkab Jember ‘Bunga Desaku’, PMI Jember Gelar Aksi Donor Darah dan Layanan Ambulan Gratis
Dukung Potensi dari Pedesaan, Pemkab Jember Dorong Pengembangan Atlet Tenis Meja
Pemkab Jember Kembali Salurkan BLT DBHCHT ke 14 Ribu Penerima Manfaat