Kamis, 4 Juni 2026

Semeru Masuk Fase Stabil dan Status Diturunkan: Penjelasan Lengkap Badan Geologi dan Rangkuman Risiko Vulkanik yang Masih Terpantau

Photo Author
Boy Nugroho, Sketsa Nusantara
- Minggu, 30 November 2025 | 20:30 WIB
Ilustrasi - Gunung Semeru pasca erupsi yang meninggalkan pesan misterius sekaligus peringatan bagi manusia. (X/pvmbg_)
Ilustrasi - Gunung Semeru pasca erupsi yang meninggalkan pesan misterius sekaligus peringatan bagi manusia. (X/pvmbg_)

Namun penurunan status tidak berarti seluruh risiko sudah hilang. Ancaman awan panas guguran masih mungkin terjadi pada periode tertentu.

Selain itu, intensitas hujan yang meningkat dapat memicu lahar pada aliran sungai yang dipenuhi material vulkanik. Kondisi ini menjadi perhatian utama menjelang puncak musim hujan di wilayah tersebut.

Pemerintah Kabupaten Lumajang bersama Badan Geologi mengimbau warga tetap mengikuti zona bahaya yang telah ditetapkan. Masyarakat diminta menjauhi area tenggara di sepanjang Besuk Kobokan hingga radius 13 kilometer dari puncak.

Warga juga diingatkan agar tidak beraktivitas dalam jarak 500 meter dari tepi sungai di sepanjang aliran yang berpotensi terdampak hingga 17 kilometer. Selain itu, kawasan dalam radius 5 kilometer dari Kawah Jonggring Seloko tetap harus dihindari.

Upaya pengawasan di lapangan terus diperkuat oleh BPBD, TNI, Polri, dan relawan setempat. Pos pengamatan memastikan pemantauan visual dilakukan setiap saat. Jalur evakuasi juga dipastikan tetap dapat digunakan apabila terjadi perubahan kondisi mendadak. Pemerintah daerah menyiapkan sistem peringatan dini untuk mengantisipasi potensi bahaya terkait cuaca ekstrem.

Penurunan status Semeru diharapkan dapat memberi ruang pemulihan bagi warga yang terdampak aktivitas sebelumnya. Meskipun kondisi gunung lebih stabil, mitigasi tetap menjadi kunci utama untuk menjaga keselamatan masyarakat. Dengan koordinasi antara pemerintah, pemantau gunung, dan komunitas kebencanaan, langkah kesiapsiagaan dapat berjalan lebih cepat dan lebih terarah.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Sumber: lumajangkab.go.id

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X