Kamis, 4 Juni 2026

Kebangkitan Ekonomi Jember, Gus Fawait Dorong Anak Muda Jadi Pilar Utama Kewirausahaan

Photo Author
M Purnomo, Sketsa Nusantara
- Sabtu, 29 November 2025 | 19:12 WIB
Bupati Jembet Gus Fawait saat memberikan sambutan. (Dok Diskominfo Jember)
Bupati Jembet Gus Fawait saat memberikan sambutan. (Dok Diskominfo Jember)

SketsaNusantara.id — Ratusan pemuda, mahasiswa, dan wirausaha di Kabupaten Jember berkumpul dalam gelaran Cinta Bergema Entrepreneur Academy di Balai Serbaguna pada, Sabtu, 29 November 2025.

Acara tersebut menandai seruan penting dari Bupati Jember, Muhammad Fawait, agar generasi muda mengambil peran sentral sebagai motor penggerak kebangkitan ekonomi daerah.

​Dalam sambutannya, Bupati Gus Fawait menyoroti potensi besar Jember yang belum sepenuhnya berbanding lurus dengan tingkat kesejahteraan warganya.

Baca Juga: Gus Fawait Sampaikan Pesan Prabowo, Dorong Optimalisasi Lahan dan Ekonomi Petani di Semboro Jember

Dia menegaskan bahwa Jember memiliki modal luar biasa, bahwa terbesar ketiga setelah Surabaya dan Malang dalam hal jumlah penduduk, sumber daya manusia, dan institusi pendidikan tinggi.

​"Jember kabupaten besar, alamnya kaya, manusianya hebat, kampusnya banyak. Namun, kenapa orang miskinnya masih banyak? Inilah yang oleh Presiden kita, Pak Prabowo, disebut paradoks negara kaya, daerah kaya, tapi kemiskinannya tinggi," ungkapnya.

​Menurut Bupati, paradoks ini harus dijawab tidak hanya melalui program pemerintah, tetapi juga dengan mengaktifkan kembali potensi transformatif dari anak-anak muda.

Baca Juga: Temui Warga Kecamatan Kencong, Bupati Gus Fawait Respon Cepat Keluhan Soal Sampah Menumpuk

​Gus Fawait menggarisbawahi pentingnya sektor kewirausahaan dalam ekonomi modern. Ia menyebut bahwa idealnya, sebuah daerah memerlukan kontribusi minimal lima persen dari sektor kewirausahaan untuk mempercepat peningkatan kesejahteraan.

​Bupati menjelaskan bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) memiliki sumber daya yang terbatas dan tidak dapat dinaikkan secara sembarangan. Oleh karena itu, percepatan pertumbuhan ekonomi memerlukan

"Jalur Kewirausahaan" sebagai alternatif pendukung.

Baca Juga: RAPBD 2026 Jember Dipangkas Ratusan Miliar, Bupati Gus Fawait Fokus Gunakan Bantuan Pusat untuk Pembangunan Daerah

​Ia menekankan bahwa kewirausahaan di era ini tidak lagi sebatas berdagang, melainkan tentang menciptakan nilai melalui inovasi, teknologi, dan pengambilan keputusan berani.

"Usaha itu pasti mendorong efisiensi, mendorong teknologi, dan akhirnya mendorong produktivitas. Itu yang akan mempengaruhi angka kemiskinan secara langsung," tegasnya.

Halaman:

Editor: Angga Juli Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X