Kamis, 4 Juni 2026

Penemuan Fenomenal, Fosil Gajah Purba 800.000 Tahun Ditemukan di Nganjuk oleh Tim Badan Geologi

Photo Author
Endang Hartatik, Sketsa Nusantara
- Selasa, 25 November 2025 | 06:00 WIB
Ilustrasi gajah purba Stegodon  (X @mybisgovmy)
Ilustrasi gajah purba Stegodon (X @mybisgovmy)

 

SketsaNusantara.id – Tim peneliti dari Museum Geologi Bandung di bawah naungan Badan Geologi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), berhasil mengukir sejarah baru dalam dunia paleontologi Indonesia.

Mereka menemukan fosil gajah purba yang diperkirakan berusia sangat tua, mencapai sekitar 800.000 tahun, di wilayah Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur.

Penemuan bersejarah ini tepatnya berlokasi di Dusun Tritik, Desa Tritik, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, tepatnya di kawasan perbukitan yang merupakan lereng dari Gunung Pandan dan masuk dalam zona Kendeng yang kaya akan potensi fosil.

Baca Juga: Naikkan Status Awas, Badan Geologi Larang Keras Masyarakat Sekadar Ambil Konten di Radius 8 km Puncak Gunung Semeru

Penemuan fosil ini disebut menjadi penemuan vertebrata paling besar yang menjadi indikasi kuat bahwa wilayah Nganjuk di masa lampau merupakan habitat penting bagi kehidupan Megafauna Pleistosen.

Ini disebut akan membuka lembaran baru dalam penelitian migrasi dan evolusi gajah di Nusantara.

Hal ini dijelaskan oleh Kepala Museum Geologi Bandung, Isnu Sulityawan bahwa sejak 20022 pemerintah Kabupaten Nganjuk melaporkan adanya potensi temuan fosil di wilayahnya, dilansir SketsaNusantara.id dari kanal YouTube KOMPASTV.

Baca Juga: Jelajah Gunung Api Purba hingga Terlibat Kegiatan Seru Masyarakat di Nglanggeran, Desa Wisata Kelas Dunia

Hingga akhirnya pada tahun 2024 tim kemudian melakukan penyelidikan mendalam dan berhasil memetakan kondisi geologi serta mengidentifikasi lapisan tanah yang berpotensi menyimpan fosil besar.

Akhirnya proses ekskavasi resmi kemudian dilakukan pada tahun 2025 hingga kemudian ditemukanlah fosil gajah purba dalam kondisi relatif masih utuh dengan kondisi 70 persen masih lengkap.

Fosil yang berhasil diangkat meliputi rahang, gading, gigi, kaki serta tulang rusuk bagian atas dan belakang.

Baca Juga: Menyelamatkan Kota Seribu Gumuk, Geolog Asal Jember Tekankan Pentingnya Narasi untuk Menjaga Keberadaan Gumuk

Penemuan ini sendiri berhasil diidentifikasi sementara sebagai fosil dari genus Stegodon.

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Sumber: YouTube KOMPASTV

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X