Berdasarkan keterangan yang diterima, MAF terpaksa berbohong mencatut nama Polda Metro Jaya lantaran panik saat menghadapi debt collector yang hendak menarik mobilnya.
Netizen pun memberikan beragam komentar terkait fakta yang diungkap pihak Polda Metro Jaya.
Beberapa di antaranya meminta agar Polda Metro Jaya melampirkan bukti terkait klarifikasinya.
“Kalau mau meluruskan, harus ada bukti yang dilampirkan pak. Masa sekelas Polri klarifikasinya kayak artis-artis, cuma ngomong doang,” komentar @rexna_ms.
“Ada bukti dari kedua pihak lagi setelah debat di kepolisian?” tanya akun @okky_aldila.
“Nggak ada bukti dokumen resmi soal over kredit, apa motifnya mengganti nopol? Ngapain mesti pakai inisial, apa yang mau ditutupi? Kalau sudah klarifikasi, udah gitu aja? Nggak ada tilang nopol palsu atau pencemaran nama baik gitu?” cecar akun @projectthescript.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Kehadiran Jokowi di Bloomberg Forum hingga Gibran di KTT G20 Afrika, Isyaratkan Arah Baru Diplomasi Ekonomi Indonesia
Pembobolan Kios UMKM Kembali Terjadi di Jember, Korban Minta Polisi hingga Pemerintah Turun Tangan: Tolong...
Aturan KUHAP Baru Dinilai Bermasalah, Koalisi Sipil Bersiap Ajukan Gugatan Nasional hingga Internasional jika Tak Direvisi
Gus Yahya Buka Suara Soal Isu Pemakzulan, Tegaskan Rapat Syuriyah Tak Berwenang dan Risalah Rapat Picu Pertanyaan di Internal PBNU
Erupsi Belum Mereda, Semeru Catat Aktivitas Kegempaan Tinggi dan Radius Steril 8 Km saat Pengungsi Bersiap Kembali ke Sekolah
Roy Suryo Ungkap Draf 'Gibran’s Black Paper' Hampir Selesai, Soroti Akun Fufufafa dan Klaim Tidak Ada Ijazah SMA Gibran
Kisruh Internal PBNU Memanas! Gus Yahya Tolak Permintaan Mundur dari Rais Aam, Nyatakan Sanggup Jalani Amanat Hingga Batas Waktu yang Ditentukan
Erupsi Semeru Kembali Aktif, 2 Relawan PMI Jember Dikerahkan untuk Asesmen dan Pelayanan Korban Terdampak