Minggu, 19 Juli 2026

​Tekad Jadikan Jember sebagai Miniature of Indonesia, Pemerintah Rangkul Semua Golongan, Suku dan Agama

Photo Author
M Purnomo, Sketsa Nusantara
- Sabtu, 22 November 2025 | 14:26 WIB
Bupati Jember bersama dengan para masyarakat hindu. (M Purnomo/SketsaNusantara.id)
Bupati Jember bersama dengan para masyarakat hindu. (M Purnomo/SketsaNusantara.id)

SketsaNusantara.id - Pemerintah Kabupaten Jember menggelar agenda rutin, Bunga Desaku ke 7 di Kecamatan Kencong dan mengukuhkan diri sebagai Miniature of Indonesia.

Langkah ini sebagai bentuk komitmen Kabupaten Jember sebagai rumah bagi semua elemen masyarakat.

Hal itu disampaikan Bupati Jember Muhammad Fawait saat kunjungan ke lokasi peribadatan umat Hindu di kawasan Pantai Selatan, tepatnya di Pantai Paseban, Kencong.

Baca Juga: Pemkab Jember Bulog Distribusikan Bantuan Pangan Periode Oktober hingga November 2025

Kunjungan tersebut menjadi momen silaturahmi yang erat, menekankan prinsip bahwa Jember adalah milik semua golongan, suku, dan agama yang ada di Indonesia.

​"Kami sudah bertekad bahwa Jember mentasbihkan diri sebagai Miniature of Indonesia. Maka kita harus menjadi rumah besar semua golongan, semua suku, semua agama yang ada di Indonesia," ujar Gus Fawait, Sabtu, 22 November 2025.

​Komitmen terhadap keberagaman ini tidak hanya dalam ucapan, namun terlihat langsung di lapangan. ​

Baca Juga: Temui Warga Kecamatan Kencong, Bupati Gus Fawait Respon Cepat Keluhan Soal Sampah Menumpuk

"Artinya, di Jember hari ini harus menjadi rumah besar, Miniature of Indonesia. Kita harus menjadi rumah besar semua organisasi yang sesuai dengan NKRI. Kita harus menjadi rumah besar semua golongan, semua kebudayaan, semua kesenian, bahkan semua agama. Semua punya hak yang sama beribadah," tegasnya.

​Dalam kesempatan yang sama, disosialisasikan pula rencana penting yang diharapkan akan mempermudah akses bagi Umat Hindu, khususnya terkait perjalanan spiritual.

Rencana akan dibukanya penerbangan rute Bali-Jember disebut akan menjadi angin segar bagi wisatawan religi.

Baca Juga: RAPBD 2026 Jember Dipangkas Ratusan Miliar, Bupati Gus Fawait Fokus Gunakan Bantuan Pusat untuk Pembangunan Daerah

Hal ini diharapkan mempermudah umat Hindu dan wisatawan lain yang biasa mengunjungi tempat peribadatan di Pantai Paseban atau di Senduro, Lumajang.

​Dengan adanya rute penerbangan baru ini, peziarah dan wisatawan dapat turun di Jember, menjadikannya titik transit, dan melanjutkan perjalanan religinya ke Senduro dan lokasi-lokasi suci lainnya.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id KLIK DI SINI

Editor: Angga Juli Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X