Sementara itu pilot pesawat yakni Kapten Eko Agus Nugrho menyatakan bahwa kecelakaan pesawat yang ia tumpangi disebabkan karena kerusakan pada mesin.
"Ada problem technical engine," ungkap Eko selaku pilot.
Lebih jauh ia menjelaskan bahwa saat mengetahui ada kerusakan mesin ia menyimpulkan bahwa terlalu berisiko untuk mendarat di Jakarta dan sekitarnya.
"Saya menyimpulkan untuk mendarat darurat di daerah persawahan," imbuhnya terkait alasan mendarat hingga akhirnya ia dan sejumlah kru akhirnya bisa selamat.
Saat ini, lokasi jatuhnya pesawat sudah dipasang garis batas polisi dan diamankan oleh petugas.
Sementara itu, Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) telah dikerahkan ke lokasi untuk memimpin penyelidikan mendalam guna memastikan penyebab pasti insiden loss power tersebut.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara. Di sini. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Gamma Kristian Menang Juara 1 UMi Youthpreneur 2025: Bukti Talenta Besar Bisa Lahir dari Kota Kecil Probolinggo
Dishub Siapkan Skema Pra Bayar Penarikan Retribusi Parkir, Komisi C DPRD Jember: Ini Langkah Menekan Kebocoran PAD
Naikkan Status Awas, Badan Geologi Larang Keras Masyarakat Sekadar Ambil Konten di Radius 8 km Puncak Gunung Semeru
Sanly Liu Gagal, Miss Mexico Fatima Bosch Sabet Mahkota Miss Universe 2025 dengan Jawaban yang Menggetarkan Hati di Tengah Kontroversi
Gandeng JRCS, PMI Gelar Sosialisasi Kesiapsiagaan Bencana di Wilayah Pesisir Jember, Edukasi Warga Hadapi Ancaman Tsunami