SketsaNusantara.id - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jember memastikan penyelarasan Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) tahun 2026, dengan Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Diskopum).
Dalam pembahasan bersama dengan Diskopum, telah diberikan paparan terkait rencana program yang tertuang dalam Rencana Kerja dan Anggaran (RKA).
Ketua Komisi B DPRD Jember Candra Ary Fianto mengatakan, DPRD Jember diberikan waktu untuk melakukan penyelarasan terhadap RAPBD 2026.
Baca Juga: RDP Batal Digelar, Komisi B DPRD Jember Kawal Ketat Isu Strategis Mulai Pupuk Subsidi hingga LP2B
"Namun, saat dibahas bersama tadi ada beberapa hal yang ditanyakan kepada Kepala Dinas Koperasi tetapi tidak bisa dijelaskan secara detail. Sehingga kami bersepakat untuk menunda pembahasannya," ujarnya saat dikonfirmasi, Jumat 21 November 2025.
Beberapa poin penting yang disampaikan menurutnya, terkait dengan data penerima dari bantuan gerobak dan mlijo cinta yang merupakan program dari eksektif.
"Ya memang ada pertanyaan soal gerobak dan mlijo cinta ini, anggarannya sekitar Rp12,5 miliar dan ternyata ada beberapa tambahan di tahun 2026 nanti," imbuhnya.
Baca Juga: Menapak Jejak Pahlawan Bangsa, Fraksi PKB DPRD Jember Serukan Asa Semangat Perjuangan
"Selain itu, awalnya ada 1282 penerima kini sekarang berubah kembali menjadi 2500 penerima maka dari itu kami meminta data penerimanya tersebut," ungkapnya.
Tetapi, kata Candra Kepala Dinas Koperasi masih akan melaporkan ke pimpinan untuk memberikan data penerima tersebut.
"Dengan ini maka anggota Komisi B DPRD Jember meminta untuk ditunda terlebih dahulu, agar data ini bisa diserahkan kepada kami sebagai bentuk pengawasan," paparnya.
Baca Juga: Disebut Maling, DPRD Jember Tempuh Jalur Hukum: Kami Laporkan Kuasa Hukum Perumahan
Selain itu, Politisi PDI Perjuangan ini juga menegaskan terkait dengan serapan dari Dinas Koperasi dan Usaha Mikro ini yang masih sekitar 30 persen.
"Memang di RDP sebelumnya masih sekitar 28 persen, kini sekitar 30 persen tetapi jika program gerobak dan mlijo cinta ini bisa terealisasi maka serapannya bisa mencapai 75 persen," tegasnya.
Artikel Terkait
Program Gerobak Cinta Strategi Pengentasan Kemiskinan dan Dongkrak Ekonomi Lokal, Fraksi Gerindra DPRD Jember Kawal Implementasinya
RAPBD 2026 Turun Rp341 Miliar, DPRD Jember Minta Pelayanan Publik Tak Terhenti
PPPK Paruh Waktu Minta Kepastian Status, Ini Kata DPRD Jember
Sengketa Lahan Pemandian Patemon Tanggul, DPRD Jember Sebut BPKAD Akui Tak Bisa Tunjukkan Dokumen Aset
Saluran Irigasi Pertanian Tertutup Bangunan, DPRD Jember Segera Panggil Pengembang Perumahan
DPRD Jember Ajak Masyarakat Tumbuhkan Pola Hidup Sehat Lewat Mini Soccer, Ekonomi Olahraga Ikut Bergeliat
Saluran Irigasi Tertutup Perumahan, DPRD Jember Segera Panggil Pengembang: Sudah Diundang Tapi Tak Datang
Disebut Maling, DPRD Jember Tempuh Jalur Hukum: Kami Laporkan Kuasa Hukum Perumahan
Menapak Jejak Pahlawan Bangsa, Fraksi PKB DPRD Jember Serukan Asa Semangat Perjuangan
RDP Batal Digelar, Komisi B DPRD Jember Kawal Ketat Isu Strategis Mulai Pupuk Subsidi hingga LP2B