SketsaNusantara.id - DPRD Jember memastikan seluruh program prioritas yang disusun dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) 2026, tepat sasaran.
Termasuk memastikan capaian serapan dan evaluasi Organisasi Prangkat Daerah (OPD), yang tinggal menyisakan 1 bulan sebelum berganti tahun anggaran.
Komisi B DPRD Jember telah menjadwalkan rapat kerja bersama dengan Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan (DTPHP) Jember, tetapi kepala dinasnya tidak bisa hadir.
Baca Juga: Menapak Jejak Pahlawan Bangsa, Fraksi PKB DPRD Jember Serukan Asa Semangat Perjuangan
Alhasil, Komisi B DPRD Jember pertemuan tersebut akan dijadwalkan ulang untuk bisa mendapatkan laporan yang komperhensif.
“Kami mengundang 2 OPD hari ini yakni, Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) dan DTPHP. Karena adanya miskomunikasi dan kurang selarasnya, agenda batal digelar,” ujar Ketua Komisi B DPRD Jember Candra Ary Fianto saat dikonfirmasi, Kamis, 20 November 2025.
“Kehadiran kepala pengguna anggaran (KPA) atau kepala dinas ini sangat penting, karena mereka sebagai eksekutor untuk menjalankan kebijakan,” imbuhnya.
Baca Juga: Disebut Maling, DPRD Jember Tempuh Jalur Hukum: Kami Laporkan Kuasa Hukum Perumahan
Candra menjelaskan, jika dalam pembahasan tersebut ada beberapa isu strategis dan mendesak yang harus mendapatkan penjelasan detail.
Termasuk persoalan pemutakhiran e-RDKK, penerapan Permentan No 17 tahun 2025 hingga persiapan ketersediaan pupuk bersubsidi jelang masa tanam.
“Kita tahu sebentar lagi musim tanam kuartal pertama terjadi, kita ingin pastikan ketersediaan pupuknya hingga serapan hasil produksi petani,” ungkapnya.
Hal ini menjadi penting karena sesuai dengan Instruksi Presiden (Inpres) tentang penguatan produksi dan stabilisasi pangan, maka ini harus bisa dijelaskan oleh kepala dinas secara langsung.
Selanjutnya, ia menuturkan isu strategis lainnya berkaitan dengan progres Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) yang harus tetap terjaga, meskipun Jember mendapatkan bantuan 10 ribu unit rumah.
Artikel Terkait
Komisi B DPRD Jember Kritik Pedas Pelaksanaan Program Gerobak Cinta, Candra: Perencanaanya Tak Maksimal
Program Gerobak Cinta Strategi Pengentasan Kemiskinan dan Dongkrak Ekonomi Lokal, Fraksi Gerindra DPRD Jember Kawal Implementasinya
RAPBD 2026 Turun Rp341 Miliar, DPRD Jember Minta Pelayanan Publik Tak Terhenti
PPPK Paruh Waktu Minta Kepastian Status, Ini Kata DPRD Jember
Sengketa Lahan Pemandian Patemon Tanggul, DPRD Jember Sebut BPKAD Akui Tak Bisa Tunjukkan Dokumen Aset
Saluran Irigasi Pertanian Tertutup Bangunan, DPRD Jember Segera Panggil Pengembang Perumahan
DPRD Jember Ajak Masyarakat Tumbuhkan Pola Hidup Sehat Lewat Mini Soccer, Ekonomi Olahraga Ikut Bergeliat
Saluran Irigasi Tertutup Perumahan, DPRD Jember Segera Panggil Pengembang: Sudah Diundang Tapi Tak Datang
Disebut Maling, DPRD Jember Tempuh Jalur Hukum: Kami Laporkan Kuasa Hukum Perumahan
Menapak Jejak Pahlawan Bangsa, Fraksi PKB DPRD Jember Serukan Asa Semangat Perjuangan