Pigai menjelaskan bahwa logika yang berjalan dalam politik berkaitan dengan kerja dan kontribusi. Ia menggarisbawahi bahwa posisi seorang pejabat ditentukan oleh kinerja yang dapat diukur.
Dalam penjelasan tersebut, ia menempatkan capaian kementerian sebagai faktor yang memberi kekuatan pada posisinya. Ia menilai bahwa konsistensi kerja menjadi satu hal yang mendapat perhatian dalam evaluasi kabinet.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Minta Anggaran 20 T, Menteri HAM Natalius Pigai Disentil Dino Patti Djalal: Tidak Mungkin Dikabulkan Presiden Prabowo
2 Alasan Natalius Pigai Minta Anggaran Kementrian HAM Jadi Rp20 Triliun, Netizen Singgung Aksi Kamisan dan Tragedi 98
Pernah Jadi Juru Parkir! Inilah Kisah Inspiratif Natalius Pigai di Balik Kesuksesannya Hingga Diangkat Jadi Menteri HAM
Menteri HAM Pamer Kantor Baru, Fedi Nuril Sentil Natalius Pigai Soal Kasus Siswa SMK di Semarang yang Tewas Ditembak Polisi
Dianggap Tak Etis, Candaan Menteri HAM Natalius Pigai Jadi Nyinyiran Netizen: Menteri Opo Iki