Ghufron menjelaskan, pelaksanaan program ini diawali dengan Rapat Koordinasi Pelatihan Fasilitator PMR Mula.
Dalam rapat tersebut, Aries Harianto selaku Pengurus PMI Kabupaten Jember menekankan bahwa keberhasilan kaderisasi PMR memerlukan dukungan penuh dari Dinas Pendidikan (Dispendik) Jember.
Baca Juga: PMI Jember Kerahkan Dua Relawan Satgana, Bantu Proses Pencarian Pelajar Hanyut di Bedadung
Menyambut hal tersebut, M. Irfan Z.A dari Dispendik Kabupaten Jember memaparkan strategi untuk memperluas pembinaan PMR di tingkat SD.
"Harapan kami, tiap lembaga (sekolah dasar) ada satu trainer untuk PMR. Kami siapkan satu orang untuk ikut ToF," jelas Irfan. Dari 1.048 SD di Jember, terdapat 33 peserta yang akan dididik PMI menjadi trainer inti.
Para trainer ini akan memiliki peran penting dalam membina PMR di sekolah masing-masing, dengan harapan seluruh lembaga pendidikan dapat memiliki kelompok PMR yang aktif dan berfungsi.
Di akhir pernyataannya, Irfan menegaskan komitmen Dispendik dalam memastikan kesinambungan program.
"Kami Dinas Pendidikan akan mengadakan Training of Trainer (ToT) lanjutan di tiap kecamatan," pungkasnya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
RAPBD 2026 Turun Rp341 Miliar, DPRD Jember Minta Pelayanan Publik Tak Terhenti
PPPK Paruh Waktu Minta Kepastian Status, Ini Kata DPRD Jember
Jalan Karimata Jember Ditutup Sementara Imbas Perbaikan yang Belum Selesai, Pengendara Diminta Lalui Jalur Alternatif
Syaikhona Kholil Bangkalan, Gus Dur dan Marsinah Terima Gelar Pahlawan, DPC PKB Jember: Perjuangannya Harus Diteladani
Jember Raih Penghargaan Ganda: INOTEK Award dan Anugerah Cita Negeri 2025