"Tidak hanya itu, dengan kebutuhan pasar soal kopi cukup besar membuat harga bisa melambung tinggi," tuturnya.
"Saat ini untuk kopi jenis robusta bisa menyentuh harga Rp70 ribu, kalau untuk harga arabika lebih dari Rp100 ribu," tegasnya.
Baca Juga: Jaring Barista Terbaik, Kenalkan Cita Rasa Kopi Andalan Jember
Namun, saat panen raya memang harganya sempat turun sekitar Rp44 ribu karena stoknya sangat banyak di pasaran.
"Meskipun begitu, kami masih bisa bertahan dan dari luasan yang ada kita bisa menghasilkan sekitar 100 ton per sekali panen," jelasnya.
"Jadi kami memiliki strategi penjualan, sehingga menjaga harga kopi bisa agak lebih stabil," sambungnya.
Baca Juga: Monyet Liar Serang Warga Jember yang Sedang Cari Rumput di Kebun Kopi
Untuk saat ini pihaknya mengungkapkan, jika kopi Raung yang dijualnya masih pasarnya lokal saja.
"Seperti kami masih melayani kebutuhan warga sekitar desa saja, tapi kadang juga ada yang beli dari luar kota juga tapi jarang," ucap Zainal.
Kendala yang dihadapi menurutnya, terutama pada faktor cuaca dan juga ketersediaan pupuk khususnya bagi petani kopi.
"Kalau cuaca pasti ya, kalau stabil pasti hasilnya bagus. Tapi kalau curah hujannya tinggi sekali akan mempengaruhi kualitas kopi," tambahnya.
"Sebab, kalau kami jual yang sudah diroasting ini bisa mencapai Rp100 ribu per setengah kilogram, untuk yang green bean sekitar Rp70 ribu. Jadi pasti akan berpengaruh pada harga jual juga cuaca ini," tukasnya.
Ia berharap, pemerintah daerah bisa membantu dan memberikan atensi kepada para petani kopi di Jember.
"Terutama pada ketersediaan pupuk dan stabilisasi harga jualnya, ini harapan kami," tutupnya.***
Artikel Terkait
Bupati Jember Gus Fawait Ajak Kader Posyandu Gumukmas Kolaborasikan Program UHC dan Wadul Gus'e
PMI Jember Didesak Bangkit dari Utang dan Krisis Layanan, PMI Jatim Minta Klinik serta Ambulans Gratis Diaktifkan Kembali
Wamen UMKM dan Gus Fawait Berkomitmen Kembangkan Pelaku Usaha Lokal di Jember
Aksi Begal di Jember Kembali Terjadi, Pelaku Ditangkap Warga, Netizen: Jangan Main Hakim Sendiri
Jejak Juang Letkol Moch. Sroedji Dihidupkan Kembali, Pramuka Universitas Jember Gelar Napak Tilas untuk Tanamkan Spirit Pancasila di Era Digital
RAPBD 2026 Segera Dibahas, DPRD Jember Pastikan Tidak Ada Kendala Setelah Konsultasi Pemprov Jatim
DPRD Jember Minta Partai NasDem Segera Usulkan Pengganti Pimpinan Sementara, Widarto: Ini Sesuai dengan Tatib Dewan
Innalillahi! Seorang Anak di Jember Tega Bunuh Ibu Kandungnya, Diduga Stres dan dalam Pengaruh Miras
Nahas! Pria di Jember Tega Aniaya Ibu Kandung Hingga Tewas
Semangat Kemanusiaan di Puger, 27 Kantong Darah Terkumpul dari Aksi Donor PMI Jember