"Ini bukan soal membatasi, tapi memastikan keselamatan dan masa depan para santri," katanya.
Sementara itu, Direktorat Jenderal Pendidikan Islam (Ditjen Pendis) yang berada di bawah naungan Kemenag ditugaskan untuk memberikan santunan.
Amien Suyitnya selaku Ditjen Pendis telah mengutus Direktur Pesantren Basnang Said untuk turun langsung ke Ponpes Salafiyah Syafi'iyah Syekh Abdul Qadir Jailani di Situbondo.
"Kami sampaikan duka cita atas peristiwa ini. Insya Allah Kemenag akan beri bantuan Rp200 juta dan itu akan diantar langsung oleh Direktur Pesantren," jelasnya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Peringati Resolusi Jihad, Ponpes Salafiyah Syafi'iyah Seblak Jombang Kerahkan Ribuan Peserta untuk Kirab Hari Santri
Sejarah Hari Santri Nasional, Peran KH Hasyim Asy’ari di Balik Tanggal 22 Oktober hingga Ponpes Babussalam di Malang
Siapa Pencetus Hari Santri Nasional? Mengenal Sosok KH Thoriq Darwis, Pengasuh Ponpes Babussalam Malang yang Lahir di Jember
Peringati Hari Santri, Bupati Jember Gus Fawait Jelaskan Perjuangan Ponpes Hingga Janjikan Beasiswa Pendidikan
Hujan Deras, Peserta Kirab Serahkan Bendera Merah Putih ke Cucu Pendiri NU di Ponpes Tebuireng