SketsaNusantara.id - Badan Gizi Nasional (BGN) menetapkan kembali batas kapasitas pelayanan harian bagi setiap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Kebijakan ini bertujuan menjaga kualitas pelayanan dan keamanan pangan di seluruh wilayah penerima program.
Aturan tersebut tertuang dalam Keputusan Kepala BGN Nomor 244 Tahun 2025 tentang Perubahan Ketiga atas Petunjuk Teknis Penyelenggaraan Bantuan Pemerintah untuk Program Makan Bergizi Gratis Tahun Anggaran 2025.
Dalam keputusan itu disebutkan, setiap SPPG dirancang hanya untuk memproduksi maksimal 2.500 porsi makanan bergizi per hari.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 2.000 porsi diperuntukkan bagi peserta didik, sementara 500 porsi lainnya disiapkan untuk kelompok 3B yang terdiri atas ibu hamil, ibu menyusui, dan anak balita.
Wakil Kepala BGN, Nanik Sudaryati Deyang, menegaskan bahwa pembatasan kapasitas bukan semata urusan administrasi, melainkan langkah menjaga mutu gizi dan keamanan pangan.
“Standar 2.500 porsi per hari dibuat agar setiap SPPG dapat menjaga kualitas pelayanan,” ujar Nanik di Jakarta pada Rabu, 29 Oktober 2025.
Menurutnya, dengan pengaturan jumlah porsi, setiap satuan layanan diharapkan mampu mempertahankan standar kebersihan dapur, kualitas bahan baku, serta kestabilan distribusi makanan bergizi yang sesuai kebutuhan penerima manfaat.
Meski kapasitas dibatasi, BGN memberikan peluang bagi SPPG yang memiliki tenaga juru masak bersertifikat Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) untuk meningkatkan kapasitas pelayanan.
Dalam ketentuan baru, satuan yang memenuhi syarat tersebut dapat memproduksi hingga 3.000 porsi per hari dengan komposisi yang sama: 2.000 porsi untuk peserta didik dan 500 porsi untuk kelompok 3B.
“Peningkatan kuota hingga 3.000 porsi ini, hanya dapat dilakukan apabila SPPG telah memenuhi persyaratan khusus sumber daya manusia,” tulis Biro Hukum dan Humas BGN dalam keterangan resmi pada Kamis, 30 Oktober 2025.
Artikel Terkait
Pandji Pragiwaksono Bela Program MBG di Tengah Sorotan Kasus Keracunan Ribuan Siswa
Aliansi Gizi Tuntut Pencopotan 6 Pejabat BGN, Soroti Kebijakan Roll Back hingga Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG
Harga Ayam Naik akibat Program MBG? Kepala BGN Akui Permintaan Meningkat hingga Ribuan Ekor per Dapur
Kasus Keracunan MBG, Pemerintah Bentuk Sistem Pemantauan Rutin ala COVID-19
Viral Siswa Tak Sentuh Menu Makanan MBG Sama Sekali, Hanya Diambil Bagian Ini Saja...