Guntur Romli berpendapat jika Soeharto sampai diangkat sebagai pahlawan, maka peristiwa-peristiwa pelanggaran HAM itu bukan lagi pelanggaran, tapi bisa dianggap kebenaran pada rezim Orde Baru.
Sebab itu ia merasa janggal ketika nama Soeharto diusulkan sejajar dengan tokoh-tokoh pro-demokrasi dan pejuang HAM seperti Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dan Marsinah yang juga masuk dalam 40 daftar calon Pahlawan Nasional.
"Secara logika cacat. Gus Dur dan Marsinah justru simbol perlawanan terhadap otoritarianisme Orde Baru. Bagaimana mungkin Soeharto disamakan dengan mereka?"tegasnya lagi.
Guntur menegaskan bahwa fakta sejarah harus dihormati sehingga Soeharto cukup dicatat sebagai Presiden ke-2 RI saja namun ia tidak layak menyandang gelar pahlawan.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara. Di sini. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Viral Momen Titiek Soeharto Kumpulkan Sisa Snack Pasca Rapat, Netizen: Sangat Emak-Emak…
Titiek Soeharto Tanggapi Bijak Soal Bendera One Piece dan Dukung Penyampaian Aspirasi Rakyat, Minta Pemerintah Fokus Benahi Negeri
Momen Bahagia Anggika Bolsterli Gelar Aqiqah Buah Hati Pertama, Gandeng Omar Armandiego Soeharto Pancar Aura Keibuan
Profil Darma Mangkuluhur, Anak Tommy Soeharto yang Lamar DJ Patricia Schuldtz di Afrika, Pernah Masuk Fortune Indonesia Under 40!
Siapa Patricia Schuldtz? Profil Pacar Darma Mangkuluhur, Calon Menantu Tommy Soeharto, Ternyata DJ Terkenal di Indonesia