SketsaNusantara.id - Rumah Sakit Widodo Ngawi bekerjasama dengan Yayasan Paramita Indonesia menggelar Pelatihan Pengembangan Inklusif Disabilitas Disabilitiy Inclusive Development (DID) selama dua hari (17-18 Oktober 2024) di Aula Instalasi Diklat RS Widodo.
Pelatihan Pengembangan Inklusif Disabilitas Disabilitiy Inclusive Development (DID) sendiri merupakan salah satu program I-SEE (Inclusive Sytem for Efective Eye Care).
Kegiatan ini melibatkan seluruh unsur staf rumah sakit mulai dari tingkat managemen hingga petugas parkir.
Baca Juga: Datangi Kantor Dirjen Pajak, Purbaya Yudhi Sadewa Dapati Pegawainya yang Pound Fit di Kantor
Diharapkan dengan adanya pelatihan DID ini akan lahir komitmen kuat dan pengembangan layanan yang lebih ramah disabilitas khususnya di lingkungan RS Widodo Ngawi.
Direktur RS Widodo, dr. Nurul dalam sambutannya menyambut baik adanya pelatihan DID ini. Ia mengatakan bahwa saat ini masih banyak penyandang disabilitas yang menghadapi hambatan saat mengakses layanan kesehatan.
Lebih lanjut, ia juga menambahkan jika pelayanan ramah disabilitas adalah hak setiap pasien, bukan sekadar kewajiban semata.
Pelatihan DID ini diharapkan juga mampu mengembangkan keterampilan praktis dan empati staf, agar setiap pasien, termasuk penyandang disabilitas, mendapatkan pelayanan yang aman dan bermartabat.
Di hari pertama peserta pelatihan diajak Arizky Perdana Kusuma dari PERTUNI (Persatuan Tuna Netra Indonesia) Kabupaten Probolinggo sebagai narasumber untuk lebih memahi terkait paradigma dan konsep disabilitas.
Tidak sekedar pemaparan materi saja, dalam kegiatan ini para peserta pelatihan juga diajak diskusi intensif oleh narasumber Fadholi dari Yayasan Paramita Indonesia terkait hambatan dan hak-hak disabilitas.
Kegiatan semakin menarik saat para peserta pelatihan DID diajak praktik langsung memberikan pelayanan ramah disabilitas di hari ke dua.
Simulasi praktik baik layanan ramah disabilitas ini dimulai dari drop zone (kedatangan), loket pendaftaran, ruangan Poli, hingga farmasi.
Artikel Terkait
Mulai Cair, Seskab Teddy Pastikan BLT Rp 900 Ribu Cair Serentak untuk 3 Bulan, Sumber Dana dari Hasil Efisiensi Anggaran Pemerintah
BLT Kesra Rp 900 Ribu Telah Cair, Berikut Daftar Bank Penyalur Resmi dan Mekanisme Pencairan
Ridwan Kamil Tolak Berdamai, Lisa Mariana Ditetapkan Tersangka Kasus Pencemaran Nama Baik Mantan Gubernur Jawa Barat
Pria Misterius Ditemukan Tewas di Jember Diduga Dibunuh Orang Tak Dikenal, Warga Temukan Sepeda Motor Korban
Paripurna APBD 2026 Ditunda, DPRD Jember Sebut Ada Pengurangan DBHCHT ke Daerah Sebesar Rp75 Miliar