SketsaNusantara.id– Universitas Jember (UNEJ) berhasil membongkar kasus perjokian dalam Ujian Tes Kemampuan Bahasa Inggris Berbasis Komputer (Computer Based English Proficiency Test – CBEPT).
Dalam operasi penindakan tersebut, empat pelaku berhasil diamankan, terdiri dari mahasiswa, alumni, dan perantara (makelar).
Kasus ini diungkap langsung oleh Kepala Unit Pelaksana Akademik Teknologi Informasi dan Komunikasi (UPA TIK) UNEJ, Prof. Bayu Taruna, bersama Kepala UPA Bahasa, Prof. Hairus Salim.
Baca Juga: Tim Siber UPA TIK UNEJ Berhasil Gagalkan Praktik Joki Ujian TOEFL CBEPT, 4 Pelaku Ditangkap
Mereka menjelaskan, temuan ini bermula dari kejanggalan pada hasil ujian beberapa peserta yang dinilai mencurigakan.
“Ada mahasiswa yang tampak tidak melakukan apa-apa, tapi hasil ujiannya penuh. Dari situ, kami mulai melakukan tracing dan menemukan adanya aktivitas joki,” kata Prof. Bayu, Senin 20 Oktober 2025.
Selanjutnya kata dia, dari penelusuran tim UPA TIK, modus utama perjokian dilakukan melalui pembagian kata sandi (sharing password).
Mahasiswa yang meminta bantuan dalam ujian menyerahkan kredensial akun CBEPT mereka kepada penjoki, sehingga si penjoki dapat mengakses sistem dari luar kampus.
“Sistem kami berbasis intranet dan sudah mencatat semua aktivitas melalui log, termasuk IP address dan perangkat yang digunakan. Namun, karena ada mahasiswa yang membagikan user ID dan password, sistem itu bisa ditembus,” ujarnya.
Padahal, lanjutnya, sistem keamanan CBEPT telah dilengkapi dengan pelacakan sumber akses hingga alamat IP. Hal ini memungkinkan tim IT mendeteksi lokasi perangkat penjoki meski mereka berpindah-pindah tempat.
Penindakan dilakukan setelah tim mengantongi cukup bukti digital. Sejumlah penjoki ditangkap di berbagai lokasi, mulai dari area fakultas hingga kafe di sekitar kampus.
“Kami sengaja bergerak tanpa seragam agar tidak dicurigai. Saat mendekati salah satu penjoki, kami temukan dia sedang membuka aplikasi CBEPT. Langsung kami dekati dan amankan,” paparnya.
Artikel Terkait
2 Daftar Objek Wisata di Jember Dekat UNEJ 2025, Bisa Jadi Titik Kumpul Mahasiswa di Hari Weekend!
Pasca Insiden Motor Hilang, 1.070 Mahasiswa KKN UNEJ dan UIN KHAS di Lumajang Diminta Pulang oleh Kampus, Netizen: Ngga Ada Satu Pun yang...
Buntut Curanmor, UNEJ akan Kembali Menjadikan Lumajang sebagai Lokasi KKN Mahasiswa jika Ada Jaminan Keamanan
Mahasiswa KKN UNEJ Sosialisasikan Program PROTEKSI untuk Atasi Hama Lalat Buah di Desa Locare
3 Mahasiswa Baru UNEJ 2025 Termuda Seangkatan, Ada Murid Akselerasi dari Probolinggo dan Jember