Prabowo juga menegaskan, perlunya pimpinan politik yang memahami ekonomi dan bisnis, sehingga dapat membuat kebijakan yang rasional.
Menurutnya, banyak pemimpin dan pelaku politik yang tidak memahami bisnis.
“Banyak pemimpin politik, saya rasa, tidak mau mengerjakan pekerjaan rumahnya. Banyak pemimpin politik mungkin takut dengan angka atau takut dengan bisnis,” ujar Prabowo.
“Saya kira sekarang, menjadi kewajiban bagi para pemimpin muda Indonesia yang inign menjadi pemimpin politik untuk memahami bisnis dan ekonomi,” pungkasnya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Terungkap, Siapa ‘Eric’ yang Diminta Prabowo Temui Donald Trump saat Mic Bocor di KTT Gaza
Respons Presiden Prabowo terhadap Permintaan Maaf Erick Thohir Usai Timnas Gagal Lolos Piala Dunia 2026
DJ Panda Hadiri Pemeriksaan Polisi Atas Laporan Erika Carlina: Dihadapi Aja
Wujud Permintaan Maaf Secara Nyata, Trans7 Berjanji Siarkan Tayangan Edukatif Pesantren Tepat di Hari Santri Nasional
Dugaan Korupsi Kuota Haji 2024, KPK Telusuri Aliran Uang dan Peran Asosiasi Penyelenggara
Protes Tayangan Trans7, Kelompok Jamiyah Jaosan di Indramayu Gelar Sholat Jenazah, Netizen: Kalau Mau Negur...
Suhu Panas hingga 37 Derajat Landa Sejumlah Wilayah di Indonesia, Ini Penyebabnya Kata BMKG: Pengaruh dari...
Habib Jafar Soroti Tayangan Trans7 Soal Pesantren, Singgung Tradisi hingga Minta Media dan Para Santri Lakukan Ini