Kamis, 4 Juni 2026

Suhu Panas hingga 37 Derajat Landa Sejumlah Wilayah di Indonesia, Ini Penyebabnya Kata BMKG: Pengaruh dari...

Photo Author
Siti Nurlaela Hanifah, Sketsa Nusantara
- Kamis, 16 Oktober 2025 | 07:00 WIB
BMKG ungkap penyebab cuaca panas di Indonesia beberapa hari terakhir (Freepik)
BMKG ungkap penyebab cuaca panas di Indonesia beberapa hari terakhir (Freepik)

 

SketsaNusantara.id - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) merilis pernyataan resmi terkait penyebab cuaca panas yang belakangan melanda sejumlah wilayah di Indonesia.

Dalam keterangan pers yang diunggah pada Rabu,15 Oktober 2025 ini, BMKG juga memaparkan kondisi cuaca di Indonesia selama beberapa waktu ke depan.

Berdasarkan data BMKG, sejumlah wilayah di Indonesia dilanda cuaca panas dengan suhu maksimum hingga 37,6 derajat.

Baca Juga: Jadi Gampang Emosi dan Tingkatkan Stress! Psikolog Sebut Cuaca Panas di Indonesia Berdampak Besar pada Kesehatan Mental, Ini Cara Mengatasinya

Penyebabnya cuaca panas di Indonesia tak lain karena pengaruh Mosun Australia.

“Disebabkan oleh kombinasi gerak semu matahari dan pengaruh Mosun Australia,” tulis BMKG sebagaimana dikutip SketsaNusantara.id dari akun X @infoBMKG.

Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto menambahkan, faktor lain penyebab cuaca panas di Indonesia selama beberapa waktu terakhir.

Baca Juga: Heboh Benda Bercahaya Terang Disertai Dentuman Keras Diduga Meteor Jatuh di Langit Cirebon, Begini Tanggapan BMKG hingga Penjelasan dari Peneliti BRIN

Ia mengatakan, penguatan angin timuran atau Mosun Australia yang membawa massa udara kering membuat pembentukan awan minim.

Kondisi tersebut menyebabkan radiasi matahari mencapai permukaan bumi secara maksimal.

“Posisi ini membuat wilayah Indonesia bagian tengah dan selatan seperti Jawa, Nusa Tenggara, Kalimantan dan Papua menerima penyinaran matahari yang lebih intens sehiingga cuaca terasa lebih panas,” ujar Guswanto.

Baca Juga: Cuaca Ektrem dan Tak Menentu, Kepala BPBD Jember Imbau Warga Tetap Waspada: Apalagi Potensi Terjadinya Gempa

Data BMKG mencatat, wilayah yang paling terdampak yakni Nusa Tenggara, Jawa bagian barat dan timur, Kalimantan bagian barat dan tengah hingga Sulawesi bagian selatan, tenggara sampai Papua.

Halaman:

Editor: Siti Nurlaela Hanifah

Sumber: X @infoBMKG

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X