Kamis, 4 Juni 2026

Protes Tayangan Trans7, Kelompok Jamiyah Jaosan di Indramayu Gelar Sholat Jenazah, Netizen: Kalau Mau Negur...

Photo Author
Siti Nurlaela Hanifah, Sketsa Nusantara
- Kamis, 16 Oktober 2025 | 06:30 WIB
lustrasi aksi protes berupa sholat jenazah untuk Trans7 (Freepik/rawpixel.com)
lustrasi aksi protes berupa sholat jenazah untuk Trans7 (Freepik/rawpixel.com)

 

SketsaNusantara.id - Tayangan dalam program Xpose Uncensored milik stasiun TV swasta Trans7 menuai reaksi keras dari berbagai pihak.

Tayangan tersebut dinilai menyudutkan hingga menghina pesantren serta santri dan kyai di dalamnya.

Banyak pihak yang melayangkan protes, mulai dari PBNU hingga kelompok Jamiyah Jaosan Karangampel di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat.

Baca Juga: Trans7 Kembali Minta Maaf atas Tayangan tentang Pesantren yang Viral hingga Tindak Tegas Rumah Produksi

Berbeda dengan PBNU yang protes dengan menegur hingga melaporkan Trans7 ke Komisi Penyiaran Indonesia hingga kepolisian.

Kelompok Jamiyah Jaosan di Indramayu ini menggelar sholat jenazah sebagai aksi simbolik memprotes tayangan tersebut.

“Sekelompok warga yang tergabung dalam Jamiyah Jaosan Karangampel, Indramayu menggelar aksi simbolik bertajuk ‘Salat Jenazah untuk Trans7’, tulis akun Instagram @inbarinfo yang dikutip oleh SketsaNusantara.id.

Baca Juga: Update Kontroversi Tayangan Pesantren Xpose Uncensored Trans7, Sikap PBNU hingga Sanksi Komisi Penyiaran Indonesia

Dalam video yang diunggah, terlihat sejumlah pria yang mengenakan pakaian koko, sarung hingga peci menggelar sholat jenazah di sebuah ruangan.

Sementara itu, di depannya tergeletak mayat palsu yang dibungkus layaknya jenazah asli.

Di atasnya, diletakkan kertas dengan tulisan ‘Trans7 dan Dwi Putri, nama salah satu presenter di stasiun TV milik Chairul Tanjung tersebut.

Baca Juga: Siapa Pemilik Trans7? Profil Chairul Tanjung, Si ‘Anak Singkong’ yang Sukses Jadi Triliuner hingga Menteri era SBY

Sebelum video ini beredar, phak Trans7 telah memberikan pernyataan resmi sekaligus permohonan maaf.

Halaman:

Editor: Siti Nurlaela Hanifah

Sumber: Instagram @inbarinfo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X