SketsaNusantara.id - Tagar boikot TransTV muncul di media sosial X hingga trending pada Selasa, 14 Oktober 2025.
Kemunculan tagar tersebut diduga berkaitan dengan salah satu episode dalam program Xpose Uncensored yang tayang pada 13 Oktober 2025.
Tayangan yang menyoroti kehidupan santri dan pesantren dinilai bermuatan provokasi hingga menyinggung.
Usai tagar tersebut beredar, netizen yang kesal, meluapkan kemarahannya lewat komentar.
Dari pantauan tim redaksi SketsaNusantara.id di Instagram TransTV @transtv, muncul berbagai komentar berisi kritikan keras terhadap tayangan tersebut.
Beberapa netizen juga menuding tayangan tersebut termasuk ke dalam ujaran kebencian hingga pencemaran nama baik pesantren.
“Miris sekali, televisi harusnya bisa jadi sarana edukasi. Bukan penebar kebencian, apalagi tentang pondok pesantren,” komentar akun Instagram @iffah_mh.
“Pencemaran nama baik pesantren!” tulis akun @atsna_azizah.
“Selama ini saya sangat suka channel Trans7, tapi gara-gara narasi kemarin yang menyudutkan ponpes dengan cara seperti itu, saya akan #boikotTrans7,” tulis @ysf_rgb23.
Selain isu yang diangkat, netizen juga menyoroti cuplikan video dalam tayangan tersebut yang menampilkan beberapa sosok kyai.
Artikel Terkait
Modus Cari Tembakau, Pria di Jember Ditangkap saat Hendak Cabuli Anak di Bawah Umur untuk Kali Kedua
Dokter Richard Lee Usut Sebab Ambruknya Mushola Ponpes Al-Khoziny, Diduga Tak Menggunakan Teknik Konstruksi Sesuai Standar Nasional Indonesia
Menkeu Purbaya Tolak Bayar Utang Whoosh Pakai APBN, Istana Minta Danantara Cari Jalan Keluar
Jember Dilanda Bencana Cuaca Ekstrem hingga Hujan Es, BPBD: Dua Warga Meninggal Dunia dan Banyak Rumah Rusak
Beri Mahar Cek Rp3 Miliar, PIhak Vendor Pernikahan Akui Kesulitan Menagih Pembayaran ke Mbah Tarman
Viral Rekaman Suara Diduga Sheila, Tak Terima Mahar Cek Rp3 Miliar Pemberian Mbah Tarman Disebut Palsu