SketsaNusantara.id - Ambruknya mushola pondok Al-Khoziny menjadi tragedi pilu yang menewaskan santrinya saat sedang menunaikan ibadah sholat ashar.
Tragedi ini sontak menjadi pertanyaan bagi warganet atas runtuhnya bangunan bertingkat yang kabarnya masih dalam proses pembangunan, namun tetap digunakan untuk beribadah.
Posisi mushola yang ambruk ternyata tak seperti bangunan yang diperkirakan oleh khalayak umum sebagaimana yang terlihat di pinggir jalan, melainkan bangunan yang ada di bagian belakangnya.
Akan tetapi, konsep dan cara pembangunan gedung bagian depan tak jauh berbeda dengan mushola yang telah ambruk.
Sebagaimana dikutip melalui kanal youtube resmi dokter Richard Lee MARS, penambahan bangunan lantai atas di mushola ponpes tersebut diduga tidak menggunakan fondasi yang kuat sesuai Standar Nasional Indonesia atau SNI.
Menurut pernyataan ahli teknik sipil, konstruksi pembangunan yang digunakan untuk empat lantai seharusnya menggunakan fondasi dalam atau pasak bumi agar memiliki kekuatan yang kokoh untuk bangunan bertingkat.
Baca Juga: Polda Jatim Naikkan Status Kasus Robohnya Ponpes Al Khonziny ke Penyidikan, Unsur Pidana Ditemukan
Mirisnya, pengecoran untuk menambahkan lantai atas tidak ada tambahan fondasi lagi di bagian bawah. Sehingga, kolom yang digunakan pada bangunan bawah tidak memenuhi standar untuk menopang beban atasnya.
Menurut undang-undang jasa konstruksi nomor 2 tahun 2017, perancangan, perencanaan, konstruksi, dan manajemen konstruksi saat ini sudah memiliki standar sendiri yang dibuat untuk pembangunan publik.
“Berbeda nih, antara bangunan yang digunakan untuk publik dan bangunan yang digunakan untuk pribadi.”
Baca Juga: Menkeu Purbaya Ngaku Cuma Tahu dari Media soal APBN untuk Bangun Ulang Ponpes Al Khoziny
Artikel Terkait
Tinjau Proses Evakuasi di Ponpes Al Khoziny Sidoarjo, Menteri PU Dody Hanggodo Ungkap Baru 50 Pesantren yang Miliki IMB
Basarnas Resmi Hentikan Operasi Pencarian Korban di Ponpes Al Khoziny, Potongan Tubuh Jadi Temuan Terakhir Tim SAR
Rencana Pemerintah Bangun Ulang Ponpes Al Khoziny Sidoarjo Banjir Protes, Dandhy Laksono: Mau Melenyapkan Bukti?
Netizen Tolak Rencana Menteri PU Dody Hanggodo Bangun Ulang Ponpes Al Khoziny Pakai APBN: Bangunan Nggak Ada IMB-nya
Pembangunan Ulang Ponpes Al Khoziny Sidoarjo Tuai Protes Keras Karena Pakai Dana APBN, Keluarga Korban Desak Pertanggungjawaban dari Pihak Pesantren