Sementara itu, dikonfirmasi terpisah Plt Dinas Pekerjaan Umum, Bina Marga dan SDA Arief Liyantono mengungkapkan seluruh kegiatan proyek tetap akan mengikuti ketentuan teknis dan regulasi yang berlaku.
Baca Juga: Antisipasi Kebocoran PAD, DPRD Jember Minta Bapenda Benahi Lemahnya Realisasi PBB
Ia menekankan pentingnya menyesuaikan metode kerja dengan kondisi cuaca demi menjaga kualitas pekerjaan.
"Dalam situasi hujan seperti saat ini, tentu ada pekerjaan yang tidak bisa dilakukan. Namun kami tetap berpegang pada prosedur yang telah ditetapkan dan menyesuaikannya dengan kondisi di lapangan," ungkapnya.
Ia juga menyampaikan bahwa, seluruh kontraktor pemenang lelang telah menyelesaikan tahap administrasi dan kini sedang dalam proses evaluasi lanjutan serta penyesuaian jadwal kerja.
Guna memastikan mutu pelaksanaan, pihak dinas melakukan pengawasan ketat sejak awal proses. Pengawalan ini dilakukan bersama tim teknis dan konsultan pengawas yang mendampingi langsung di lapangan.
"Mulai dari pengurusan dokumen hingga pelaksanaan proyek fisik, semua tahap kami awasi secara intensif. Ini dilakukan untuk menjaga standar kualitas pekerjaan," jelas Arief.
Lebih lanjut, Arief mengungkapkan bahwa pada tahun ini terdapat 27 paket pekerjaan utama dalam proyek pembangunan jalan, ditambah sekitar 38 paket lainnya yang dilaksanakan melalui skema pemilihan langsung (PL), tersebar di 31 kecamatan di wilayah Jember.
Dengan sisa waktu kurang dari dua bulan hingga akhir tahun anggaran, Dinas PU menaruh harapan besar agar seluruh mitra kerja dapat menyelesaikan proyek secara optimal, tanpa mengorbankan kualitas demi mengejar tenggat waktu.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI
Artikel Terkait
AMJ Berikan 9 Tuntutan ke DPRD Jember, Korlap Aksi: Bebaskan Mahasiswa yang Masih Ditahan
Tiket Penerbangan di Bandara Notohadinegoro Mulai Dibuka, Ketua Komisi C DPRD Jember: Ini Peluang untuk Tingkatkan Pertumbuhan Ekonomi
Sidak Tambak Udang Vaname di Ambulu, Komisi B dan C DPRD Jember Temukan Pipa Laut Telah Terpasang: Izinnya Belum Ada!
PT AAP Tambak Udang Vaname Tak Miliki Izin Lengkap, Ketua Komisi C DPRD Jember Minta Perusahaan Ditutup Total!
Tantangan Berat! Transfer Pusat ke Daerah Berpotensi Dipangkas Rp600 Miliar, DPRD Jember Minta Pemkab Harus Siapkan Langkah Strategis
Realisasi PAD Agustus 2025 Masih Rp690 Miliar, DPRD Jember Desak Bapenda Optimalisasi Pajak Daerah
Antisipasi Kebocoran PAD, DPRD Jember Minta Bapenda Benahi Lemahnya Realisasi PBB
Datangi Komisi VI DPR RI, DPRD Jember Usulkan Adanya Perluasan Runway di Bandara Notohadinegoro
Soroti Pemenang Lelang Proyek Infrastruktur, Komisi C DPRD Jember Sebut Masih Ada Rekanan yang Tawar Harga di Bawah 80 Persen
Polemik MBG Mencuat, DPRD Jember Beri Kritik Pedas ke SPPG: Masih Ada yang Belum Miliki Sertifikat Higienis dan Sanitasi