Di sisi lain, BRI menilai kiprah para agen seperti Siaparia menjadi ujung tombak inklusi keuangan di pelosok negeri. Menurut Corporate Secretary BRI Dhanny, layanan AgenBRILink memungkinkan masyarakat menikmati akses keuangan yang lebih dekat dan efisien.
“BRI terus mendorong inklusivitas dengan memperluas jaringan layanan perbankan hingga ke warung-warung melalui AgenBRILink. Langkah ini memungkinkan BRI untuk melayani transaksi keuangan masyarakat secara lebih dekat, efisien, dan merata,” ujarnya.
Kini, lewat upaya sederhana dan tekad kuat, Siaparia membuktikan bahwa keterbatasan infrastruktur bukanlah penghalang untuk membawa perubahan. Dari salon kecil di Mentawai, lahirlah jembatan keuangan yang membuka peluang bagi ratusan warga desa di sekitarnya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
BRI Salurkan KUR Rp114,28 Triliun ke 2,5 Juta UMKM hingga Agustus 2025, Dorong Ekonomi Kerakyatan dan Perkuat Ketahanan Pangan Nasional
BRI Apresiasi Dana Rp55 Triliun dari Pemerintah, Fokus Kembangkan UMKM dan Stabilitas Ekonomi
Pedagang Nanas di Bandar Lampung Raup Sukses Berkat KUR BRI, Kini Pasok ke Restoran dan Hotel
Dari Hobi Jadi Cuan, Kisah Pemilik Kopi Toejoean di Jakarta Barat, Kembangkan Bisnis Bersama LinkUMKM BRI
Peringati Hari Sungai Sedunia, BRI Peduli Ajak Generasi Muda Jaga Sungai Jaga Kehidupan Lewat Aksi Nyata di Bali