Kamis, 4 Juni 2026

Perempuan di Mentawai Ini Buka Jalan Layanan Keuangan Lewat AgenBRILink, Warga Tak Perlu ke Kota Lagi

Photo Author
Boy Nugroho, Sketsa Nusantara
- Jumat, 10 Oktober 2025 | 16:11 WIB
Agen BRILink. (Dok. BRI)
Agen BRILink. (Dok. BRI)

SketsaNusantara.id - Di tengah terbatasnya infrastruktur dan jarak yang jauh dari pusat kota, warga Desa Sioban, Kecamatan Sipora Selatan, Kabupaten Kepulauan Mentawai, kini bisa menikmati layanan keuangan tanpa harus menyeberang jauh.

Semua berawal dari inisiatif seorang perempuan bernama Siaparia Butarbutar, pemilik Aquila Salon, yang menghadirkan layanan AgenBRILink di desanya.

Sebelumnya, warga Sioban harus menempuh perjalanan sekitar dua jam menuju Desa Tuapejat hanya untuk menabung atau melakukan transaksi sederhana seperti transfer dan pembayaran tagihan.

Baca Juga: Dari Limbah Paralon Jadi Cuan Ekspor, BRI Dorong EANK Solo Tembus Pasar Asia dengan Inovasi Hijau

Situasi itu mendorong Siaparia membuka layanan keuangan alternatif di desanya.

“Motivasi saya memulai usaha AgenBRILink adalah karena di Desa Sioban jaringan internet belum stabil. Bank dan ATM pun belum ada, dan kondisi jalan saat itu juga rusak. Karena itu, membuka AgenBRILink dapat membantu masyarakat mengakses layanan perbankan, apalagi di sini banyak penerima bantuan sosial dari pemerintah,” ujar perempuan asal Padang tersebut.

Perjalanan membuka layanan ini tidak mudah. Saat mulai beroperasi pada Maret 2021, sinyal 4G belum stabil, membuat Siaparia kerap berpindah ke desa lain hanya untuk menyelesaikan transaksi. Namun keadaan berubah pada Agustus 2021 ketika BRIsat memperkuat konektivitas di wilayah tersebut melalui jaringan VSAT.

Baca Juga: Dorong Roda Ekonomi Nasional, Kredit Konsumer BRI Tumbuh Double Digit Capai Rp216 Triliun

Sejak itu, transaksi di AgenBRILink Aquila Salon berjalan lancar. Warga mulai memanfaatkan layanan ini untuk kebutuhan sehari-hari: transfer, top-up, hingga isi token listrik. Kemudahan tersebut membuat masyarakat tak lagi harus meninggalkan desa hanya untuk urusan perbankan.

Perubahan ini membawa dampak besar bagi ekonomi setempat. Jaringan internet yang stabil membuat usaha Siaparia berkembang pesat. Ia kemudian menambah layanan sebagai agen ekspedisi dan bekerja sama dengan sejumlah toko sekitar untuk memperkuat ekosistem ekonomi desa.

“Dampak positifnya luar biasa. Selain meningkatkan pendapatan keluarga, keberadaan AgenBRILink juga membuka peluang usaha baru, lapangan kerja, dan membuat masyarakat lebih mudah mengakses layanan keuangan tanpa harus keluar desa,” ungkap Siaparia.

Atas konsistensinya melayani masyarakat, Siaparia terpilih sebagai bagian dari Kelas AgenBRILink Juragan BRI, sebuah program apresiasi untuk agen berprestasi di seluruh Indonesia. Melalui program tersebut, ia bisa mengakses fasilitas pembiayaan tambahan guna memperluas jangkauan layanan dan memperlancar transaksi.

“Dengan bergabung di kelas AgenBRILink Juragan, saya dengan sangat mudah, setiap saat kapan pun perlu, langsung bisa mengajukan pinjaman lewat dana talangan dan itu sangat membantu transaksi,” imbuhnya.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X