SketsaNusantara.id - Pembukaan rute penerbangan komersial langsung dari Jember yakni Bandara Notohadinegoro menuju Jakarta, Bandara Halim Perdanakusuma pada September 2025 membawa kabar baik bagi masyarakat Jember dan sekitarnya.
Pembukaan rute tersebut dijabarkan Bupati Jember, Gus Fawait bukan sekadar pencapaian infrastruktur namun membuka banyak peluang bagi pertumbuhan ekonomi, UMKM dan pariwisata daerah Jember dan sekitarnya.
Penerbangan ini juga disebut menjadi kunci untuk mengakhiri isolasi wilayah yang selama ini terbatasi oleh minimnya akses tol dan pelabuhan besar.
Baca Juga: Laga Panas Skuad Garuda Lawan Arab Saudi, Bupati Jember Gus Fawait: Kami Berharap Indonesia Menang!
Konektivitas udara ini juga merupakan solusi strategis untuk mengatasi kemiskinan dan membuka babak baru pertumbuhan ekonomi bagi Jember dan sekitarnya.
"80 tahun Indonesia merdeka Jember belum pernah terkoneksi terhubung dengan pusat pertumbuhan ekonomi nasional yaitu ibu kota Jakarta," ungkap Gus Fawait dilansir SketsaNusantara.id dari kanal YouTube KOMPASTV.
Bagi Gus Fawait, Jember yang masuk sebagai wilayah yang memiliki daerah miskin ekstrim se Jawa Timur, dengan hadirnya Bandara Notohadinegoro dengan rute penerbangan menuju Jakarta maka akan membuka peluang lebar untuk konektivitas untuk perbaikan ekonomi.
Baca Juga: Gandeng UNEJ, Bupati Jember Gus Fawait: Ini Kerja Sama Strategis Demi Entaskan Kemiskinan Ekstrem
"Mengatasi kemiskinan di Jember, tidak bisa hanya mengandalkan APBD yang sangat terbatas namun kita memerlukan APBN Provinsi tapi itu juga tak cukup maka kita perlu beberapa hal, salah satunya adalah investasi," ungkapnya.
Berdasarkan fakta-fakta diatas maka Gus Fawait menyebutkan ia bersama Ketua Umum Kadin Jember, Abdul Kholik beserta beberapa pihak kemudian mengupayakan agar Jember tak terisolir dari kacamata investor, salah satunya adalah dengan memperjuangkan penerbangan rute Jember-Jakarta tersebut.
"Mewujudkan penerbangan Jember-Jakarta, dengan harapan nanti bukan hanya sektor pariwisata tapi para investor datang ke Jember," imbuhnya.
Menurut Gus Fawait bandara membuka peluang konektivitas yang memang dibutuhkan Jember sebab Jember tidak dilewati tol dan tidak ada pelabuhan sehingga bandara menjadi solusi menuju Jakarta.
Kehadiran penerbangan reguler ini, yang dilayani maskapai dengan pesawat berkapasitas sekitar 70 penumpang akan menjembatani jarak yang dulunya memakan waktu tempuh lama menjadi beberapa jam saja.
Artikel Terkait
Gus Fawait Ajak PHRI dan Pelaku Wisata Kembalikan Kejayaan Jember dan Entaskan Kemiskinan
Serahkan Puluhan SK PPPK, Bupati Gus Fawait Ajak ASN Baru Bikin Jember Lebih Maju
Haru dan Lega, Penantian Seorang Penerima SK PPPK Usai Terima SK dari Bupati Jember Gus Fawait
Gus Fawait Susun Rencana Besar Pembangunan Sektor Pertanian dan Ketahanan Pangan Bareng Petani Sumberbaru
Siapkan Sejumlah Program Andalan, Bupati Gus Fawait Pastikan Semua Masyarakat Merasakan