Kamis, 4 Juni 2026

Viral Menu Makan Bergizi Gratis di Depok, Isinya Kentang Rebus dan Pangsit Satu Biji, Ini Penjelasan SPPG

Photo Author
Boy Nugroho, Sketsa Nusantara
- Rabu, 8 Oktober 2025 | 19:30 WIB
Mengintip fakta di balik menu MBG di Depok yang sempat diduga tak sesuai komposisi gizi berdasarkan standar BGN.  (Instagram.com/@depokfeed)
Mengintip fakta di balik menu MBG di Depok yang sempat diduga tak sesuai komposisi gizi berdasarkan standar BGN. (Instagram.com/@depokfeed)

“Kentang itu pengganti nasi sebagai karbohidrat. Kemudian wortel itu sayur, walaupun memang seperti ditampilkan itu sangat kurang menarik,” terangnya.

Pangsit goreng yang menjadi bagian utama menu itu pun disebut tidak sekadar berisi kulit pangsit kosong.

“Kemudian pangsit yang kami kemas menjadi satu, padahal itu isinya ada telur ayam, daging, kemudian ada tahu dan daun bawang,” kata Mustika menjelaskan.

Pihak SPPG Mampang 1 juga telah melakukan pertemuan dengan kepala sekolah dan perwakilan orang tua untuk menyampaikan klarifikasi. Mustika tidak menampik adanya kekurangan dari sisi tampilan penyajian.

“Bahwasanya memang kesalahan kami pada tampilan menu itu kurang menarik. Namun, kami sudah ibaratnya di dalam ompreng itu sudah ada kandungan dari karbohidrat, protein nabati, hewani, buah, dan sayur,” tukasnya.

Setelah menu tersebut viral, Badan Gizi Nasional (BGN) langsung turun tangan. Anggota Tim Investigasi Independen BGN, Raniah Salsabila, melakukan inspeksi mendadak ke dapur SPPG Mampang 1 pada Selasa, 7 Oktober 2025.

Hasil pemeriksaan menunjukkan sebagian besar bahan makanan memang memenuhi unsur gizi dasar, meski tampilannya sederhana.

“Yang beredar di media benar hanya pangsit goreng satu biji, beberapa potong kentang rebus, beberapa potong wortel, pisang, saus tomat,” ungkap Raniah dalam pernyataan resmi BGN.

Ia menambahkan bahwa pangsit goreng tersebut bukan hanya kulit, melainkan berisi tahu, telur, dan ayam.

“Perlu evaluasi menu dan porsi makanan, serta perbaikan dan kelengkapan infrastruktur SPPG sesuai dengan Juknis MBG,” tutup Raniah.

Program MBG kini tengah menjadi sorotan publik. Pemerintah diminta memastikan kualitas dan tampilan makanan yang disajikan agar sesuai standar gizi dan layak konsumsi bagi anak sekolah di seluruh Indonesia.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X