Henry menambahkan, Festival Kue Bulan di TITD Pay Lien San Jember pun menjadi ruang pelestarian budaya, perekat sosial, sekaligus jembatan yang menghubungkan warisan leluhur dengan kehidupan modern.
"Harapan saya mudah-mudahan tentram dan damai. Apa yang kita harapkan bisa terwujud di tahun 2025 ini," tandasnya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Jadi Korban Tabrak Lari, Pemilik Mobil di Jember Minta Pelaku Minta Maaf: Kami Tunggu Itikad Baiknya
Jumlah Blanko KTP Elektronik Terbatas, Dispendukcapil Jember Fokus Buat Layanan On the Spot ke Desa-Desa
Salurkan Honor secara Terhormat, Pemkab Jember Gelar Pendataan Guru Ngaji Secara Terbuka
Gandeng UNEJ, Bupati Jember Gus Fawait: Ini Kerja Sama Strategis Demi Entaskan Kemiskinan Ekstrem
Hujan Deras dan Angin Kencang Terjang Jember, Belasan Rumah dan Akses Jalan Terdampak