SketsaNusantara.id - Di tengah proses evakuasi korban, Polda Jawa Timur mulai mengusut penyebab ambruknya bangunan di Ponpes Al Khoziny Sidoarjo.
Penyelidikan ini dilakukan Polda Jatim bersama Tim Ahli dari ITS (Institut Teknologi Sepuluh Nopember).
Polda Jatim dan Tim Ahli ITS yang turun langsung ke lokasi kejadian dikabarkan telah mengambil 28 sampel konstruksi untuk diuji.
“Polisi ambil 28 sampel konstruksi Ponpes Al Khoziny yang ambruk, tim ahli ITS langsung turun ke TKP,” begitu informasi yang dikutip SketsaNusantara.id dari akun Instagram @ini_surabaya.
Dalam unggahan tersebut, beberapa jenis sampel konstruksi yang diambil antara lain beton, tulangan hingga material penopang utama.
Sampel konstruksi tersebut akan diuji di laboratorium dan akan menjadi salah satu bukti penting dalam proses penyelidikan penyebab insiden ini.
Ke-28 sampel yang dikumpulkan Tim Ahli ITS ini akan diuji mutu serta kualitas materialnya.
Hasilnya akan menjadi kunci penting dalam mengungkap penyebab ambruknya bangunan di Ponpes Al Khoziny pada 29 September 2025 lalu.
Langkah Polda Jatim ini mendapatkan dukungan netizen yang menilai pentingnya mengusut penyebab insiden yang menewaskan 61 orang ini.
“Harus diusut itu,” tulis akun Instagram @n*****n.
Artikel Terkait
Update Evakuasi Runtuhnya Bangunan di Ponpes Al Khoziny Sidoarjo, BNPB Pakai Alat Berat hingga Jumlah Korban Hilang
Proses Identifikasi Korban Ponpes Al Khoziny Berjalan Lambat, Tim DVI Hadapi Kendala Data Sidik Jari
Sidang Mediasi Gugatan Terhadap Gibran, Penggugat Batalkan Tuntutan Ganti Rugi Rp 125 Triliun, Ini Alasannya
Setelah Kasus Keracunan MBG, Pemerintah Ngebut Sertifikasi Dapur Makan Bergizi Gratis di Seluruh Indonesia
Gandeng UNEJ, Bupati Jember Gus Fawait: Ini Kerja Sama Strategis Demi Entaskan Kemiskinan Ekstrem
Hujan Deras dan Angin Kencang Terjang Jember, Belasan Rumah dan Akses Jalan Terdampak