Hari Jumat, 3 Oktober, peserta mengikuti kegiatan praktik lapang serta mendapat arahan langsung dari Danik Eka Rahmaningtiyas, S.Psi selaku Staf Khusus Kementerian Kehutanan, dan RM Wiwied Widodo, S.Hut., M.Sc selaku Kepala Balai TNMB.
Malam harinya, peserta memaparkan hasil kegiatan lapangan dan menerima apresiasi berupa hadiah.
Penanaman dan Penutupan
Sebagai penutup, pada Sabtu, 4 Oktober, dilakukan penanaman pandan laut di sekitar kawasan Sukamade, yang dikelola oleh kelompok warga lokal KSM Bakti Cahaya Sukamade di bawah pimpinan Achmad Ghozali.
Baca Juga: Mengenal IAR Indonesia, Garda Terdepan Konservasi Satwa Liar, Upaya Nyata Edukasi Lingkungan
Upacara penutupan dilakukan di camping ground dekat Resort Sukamade sebelum seluruh peserta kembali ke Kantor Balai TNMB di Jember.
Membangun Generasi Pencinta Lingkungan
MBSC tidak hanya menjadi ajang edukasi, namun juga wadah pembentukan karakter dan kesadaran ekologis generasi muda.
Harapannya, para kader konservasi yang dibentuk dalam kegiatan Meru Betiri Service Camp Batch XXVI bisa menyalurkan ilmu-ilmu konservasi yang telah didapatkan di kampung halaman mereka dan bisa menerapkan disiplin pribadi untuk mencintai alam dan lingkungan hidup.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!