“Mereka merelakan, mengikhlaskan seandainya masuknya alat berat ini mengakibatkan mungkin mengganggu jenazah yang ada di dalam reruntuhan,” ungkapnya lagi.
Suharyanto juga memastikan pihaknya tetap berhati-hati dalam menggunakan alat berat dalam proses evakuasi.
“Mulai kemarin sampai hari ini dilakukan pembongkaran secara hati-hati menggunakan alat berat,” terangnya lagi.
Selain menggunakan alat berat, BNPB juga melakukan proses pencarian selama 24 jam penuh hingga menambah personil untuk evakuasi.
“Orangnya yang kemarin kita sampaikan hanya 212 orang, ditambah jadi 2 kali lipat,” ujar Suharyanto lagi.
Sementara itu, per hari ini jumlah korban yang sudah teridentifikasi mencapai 108 orang.
“103 itu selamat, 5 meninggal dunia,” ungkap lulusan Akademi Militer tahun 1989 itu.
Selanjutnya, per Jumat pagi, korban yang masih dicari berjumlah 58 orang dari yang awalnya 59 orang.
“59 itu sekarang tinggal 58 karena ada satu orang ditemukan dalam keadaan selamat,” tuturnya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Polda Metro Jaya Bongkar Identitas Bjorka Palsu, Dalang Peretasan Data Nasabah yang Hebohkan Publik
Inilah Tampang Hacker yang Mengaku Sebagai Bjorka, Latar Pendidikan Pelaku Peretasan Data 4,9 Juta Nasabah Bank Jadi Sorotan, Ternyata Gak Lulus SMK!
Bukan Bjorka? Warganet Soroti Munculnya Akun Lain yang Ngaku Sebagai Bjorka Asli, Usai Polisi Tangkap Pelaku Peretasan Data 4,9 Juta Nasabah Bank
Update Kasus Dugaan Bunuh Diri Buruh Pabrik di Jember, Polisi Tetapkan Satu Orang Sebagai Tersangka
Respons Keluhan Wali Murid, Pemkab Jember Siapkan Angkutan Sekolah Gratis
Maksimalkan Penyaluran Honor Guru Ngaji, Kabag Kesra Minta Laporkan Oknum yang Lakukan Praktek Pungli
Salurkan Honor Ngaji secara Terhormat, Guru Ngaji Asal Balung Kidul Apresiasi Pemkab Jember