Sebagai sebuah pagelaran seni, karya seni yang ditampilkan cukup beragam.
Baca Juga: Prosesi Restu Ibu: Merawat Ingatan Kolektif bersama Sudut Kalisat Melalui Festival Kampung Lorstkal
Pada perjalanan menuju lokasi utama, penonton akan disuguhkan dua instalasi seni lukis dua petani dan kutipan tulisan.
“Begitulah alam memberi, sesuai apa yang kita perbuat padanya.”
Berjarak 5 rumah dari jalan utama, tepatnya di surau kampung tertampil empat instalasi yang dipamerkan.
Di sebelah surau, Mad Tobacco memamerkan fotonya dalam bentuk lecture performance.
Sedangkan di dalam surau tampak sebuah video terproyeksi ke arah imam berada.
Lalu tepat di belakang surau, terdapat Pameran Anthotype oleh M. Alfariz dan Print Show, hasil kolaborasi Wildan Ariyanto dan Edwin Roseno.
Memasuki area utama, penonton dapat melihat dua karya seni cukil berukuran 1.5x3 meter terpasang di lapangan sebelah SDN Karangrejo 6.
Selain itu, di lokasi pamer yang sama tampak pula instalasi Seni berjudul Senidupan yang digarap oleh Ikatan Mahasiswa Sastra Indonesia (Imasind) Universitas Jember.
Ada pula instalasi lain seperti permainan ketapel anak-anak, instalasi botol air dan Find object dari sumber mata air yang diolah dengan semen juga tampil memenuhi lapangan.
Tak hanya itu, ketika penonton sedikit mendongakkan kepala, akan tampak beragam lukisan berukuran 10x10cm dan digantung berjajar.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara. Di sini. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Mengenang Hilangnya Ludruk Pak Sabar Kalisat, Misteri di Tengah Gejolak Peristiwa Kelam pada Tahun 1965
Kalisat Tempo Dulu 9 Dara Memeta Kota, Sebuah Upaya Melihat Perjalanan Peradaban Kota Jember dari Perspektif yang Berbeda
Andien Aisyah dan Jejak Masa Kecilnya di Kampung Bromo Kalisat, dari Desa Kecil di Jember hingga Panggung Jazz Dunia
Mengenal Asal Usul Desa Kalisat di Kabupaten Jember, Konon Katanya Berhubungan Erat dengan Penyebaran Agama
Antara Kentongan, Mantra, dan Sayap Merpati: Kisah Budi Prasetyo Menjaga Tradisi Getakan dari Desa Ajung Kalisat
Sudut Kalisat Hidupkan Sejarah Lokal Lewat Merokat Kenangan, Sebuah Upaya Untuk Mengenal dan Mencintai Kampung Halaman