SketsaNusantara.id - Gempa yang terjadi di Sumenep, Jawa Timur pada 30 September 2025 menjadi perhatian publik hingga Rabu, 1 Oktober 2025.
Gempa yang terjadi pada Selasa malam itu memiliki kekuatan yang cukup besar hingga dirasakan di sejumlah daerah, salah satunya Lombok yang berjarak 352 kilometer.
Meski tidak berpotensi tsunami, namun berdasarkan pantauan tim redaksi dari akun X @infoBMKG, terjadi puluhan gempa susulan di Sumenep hingga Rabu pagi.
Akibat gempa berkekuatan 6,5 Magnitudo tersebut, Badan Nasional Penanggulangan Bencana mencatat setidaknya 4 rumah warga rusak.
Selain di Sumenep, gempa juga beberapa kali terjadi di Pamekasan, kabupaten yang juga berada di Pulau Madura.
Dan berikut ini 5 fakta gempa Sumenep yang dirangkum SketsaNusantara.id.
1.Kekuatan hingga Pusat Gempa
Dikutip dari akun X @infoBMKG, gempa 6,5 Magnitudo di Sumenep terjadi pada 30 September 2025 pukul 23:49:43 WIB.
Gempa dengan kedalaman 11 kilometer tersebut berpusat di laut sejauh 50 kilometer tenggara Sumenep.
Berdasarkan pantauan dari media sosial X, getaran gempa di Sumenep bukan hanya terasa di sejumlah wilayah Jawa Timur, tapi juga dirasakan warga Bali dan Lombok.
Artikel Terkait
Beri Sambutan di Munas PKS, Prabowo Subianto Akui Tak Dendam Kepada Anies Baswedan Soal Nilai 11: Harus Dewasa!
Bupati Situbondo Mas Rio Siapkan Anggaran BTT Rp372 Juta, Untuk Bangun Ratusan Rumah Warga Terdampak Gempa
Viral! Foto Prabowo di Billboard Zionis Israel Bersama Trump dan Netanyahu, Netizen: Titik Termalu Jadi WNI
Warga Asal Jawa Timur Ini Membuat Inovasi Paving Block dari Sampah tapi Tidak Dapat Dukungan dari Negara: ‘Mana Perhatian Pemerintah?’
Menggali Jejak Sejarah dan Makna Hari Kesaktian Pancasila yang Diperingati Tiap 1 Oktober
Pemerintah Siapkan Aturan Baru Kuota Haji, Wamenag Janjikan Tak Ada Lagi Antrean 40 Tahun