Minggu, 19 Juli 2026

Menggali Jejak Sejarah dan Makna Hari Kesaktian Pancasila yang Diperingati Tiap 1 Oktober

Photo Author
Zuhana Anibuddin Zuhro, Sketsa Nusantara
- Rabu, 1 Oktober 2025 | 07:30 WIB
Tugu 7 Pahlawan Revolusi yang terdapat di kompleks Monumen Pancasila Sakti  (Instagram.com/monumenpancasilasakti)
Tugu 7 Pahlawan Revolusi yang terdapat di kompleks Monumen Pancasila Sakti (Instagram.com/monumenpancasilasakti)

SketsaNusantara.id – Setiap tanggal 1 Oktober, bangsa Indonesia memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Peringatan ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum untuk merefleksikan kembali bagaimana Pancasila tetap kokoh sebagai dasar negara di tengah ancaman ideologi lain.

Penetapan Hari Kesaktian Pancasila bermula dari peristiwa kelam Gerakan 30 September 1965 (G30S/PKI).

Dilansir SketsaNusantara.id dari laman fahum.umsu.ac.id, tragedi itu menewaskan enam perwira tinggi dan satu perwira menengah TNI Angkatan Darat dalam upaya kudeta terhadap Presiden pertama RI, Soekarno. Pemberontakan tersebut dikaitkan dengan Partai Komunis Indonesia (PKI) yang berupaya mengganti Pancasila dengan ideologi komunis.

Baca Juga: Kesaktian Pancasila Bagi Generasi Muda

Meski upaya itu gagal, peristiwa tersebut menjadi penegas bahwa Pancasila tak tergantikan oleh ideologi apa pun. Untuk mengenang sekaligus meneguhkan kembali posisi Pancasila, pemerintah Orde Baru melalui Surat Keputusan Menteri/Panglima Angkatan Darat Nomor Kep 977/9/1966 menetapkan 1 Oktober sebagai Hari Kesaktian Pancasila.

Awalnya, peringatan ini hanya digelar di lingkungan TNI AD. Namun, usulan dari Menteri/Panglima Angkatan Kepolisian pada 24 September 1966 memperluas lingkup peringatan ke seluruh jajaran angkatan bersenjata.

Ketika Soeharto resmi menjabat sebagai Presiden RI kedua pada 1967, peringatan ini akhirnya diberlakukan untuk seluruh rakyat Indonesia. Kemudian ditegaskan kembali melalui Keputusan Presiden Nomor 153 Tahun 1967, yang menempatkan 1 Oktober sebagai momen nasional untuk memperingati kesaktian Pancasila.

Baca Juga: Daftar Ucapan Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober 2025, Mari Kompak Bersama Unggah Kalimat Berkesan di Instagram hingga X

Peringatan ini memiliki makna penting. Pertama, sebagai pengingat sejarah bahwa Pancasila pernah berada di titik kritis dan terancam digantikan ideologi lain. Kedua, menegaskan ketahanan bangsa bahwa Pancasila bukan hanya sekadar dasar negara, tetapi juga fondasi moral dan ideologi pemersatu. Ketiga, sebagai ruang refleksi bersama bahwa generasi penerus memiliki tanggung jawab menjaga dan mengamalkan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Meski demikian, berbeda dengan Hari Lahir Pancasila pada 1 Juni yang ditetapkan sebagai hari libur nasional, Hari Kesaktian Pancasila bukanlah tanggal merah. Peringatannya biasanya dilakukan melalui upacara bendera, pembacaan ikrar, serta kegiatan edukasi sejarah di sekolah maupun instansi pemerintahan.

Setiap tahun, tema peringatan selalu disesuaikan dengan dinamika zaman. Tahun 2024, misalnya, tema yang diangkat adalah memperkuat persatuan bangsa dalam menghadapi tantangan global. Tema ini mencerminkan relevansi Pancasila sebagai panduan dalam menghadapi isu-isu kontemporer, mulai dari polarisasi politik, disrupsi teknologi, hingga ancaman krisis global.

Baca Juga: 4 Fakta menarik Monumen Pancasila Sakti di Jakarta, Dibangun Soeharto hingga Jadi Pengingat Peristiwa G30S PKI

Hari Kesaktian Pancasila juga menjadi pengingat bahwa nilai-nilai kebangsaan tak boleh dilupakan. Dalam situasi apa pun, Pancasila harus tetap menjadi pegangan bersama. Tanpa komitmen kolektif untuk mengamalkan sila-silanya, persatuan bangsa bisa rapuh.

Lebih dari sekadar memperingati peristiwa sejarah, 1 Oktober menjadi momentum untuk meneguhkan kembali janji bahwa Pancasila adalah tiang penopang bangsa Indonesia, yang akan terus hidup lintas generasi.***

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X