Sementara itu, kapten dan para ABK berusaha menyelamatkan diri dengan membuat pelambung dari box ikan.
“Kapten dan ABK berusaha menyelamatkan diri dengan menggabungkan box ikan, udara ban dalam mobil serta pelampung kapal,” tulis akun @aslijembermat.
Setelah itu, para ABK berkumpul dan berpegangan kepada ‘pelampung’ tersebut.
Sementara itu, keluarga ABK yang terakhir berkomunikasi sekitar pukul 10.30 WIB mulai merasa khawatir usai 11 jam hilang kontak.
Keluarga pun langsung mengirimkan 2 perahu pembantu berupa Kapal Payang dan Kapal kecil dari Puger ke lokasi terakhir berkomunikasii.
Saat ditemukan, posisi para ABK berada di barat daya titik panggung (lurus pandanwangi).
Ke-24 ABK tersebut ditemukan dalam kondisi selamat tengah terombang-ambing di atas pelampung rakitan.
Sebanyak 14 ABK kemudian dievakuasi dan tiba di Pantai Puger pada Senin malam pukul 21.00 WIB.
Korban selamat segera mendapatkan penanganan dan pemeriksaan dari Tim Medis Satgas Marinis.
Sementara itu 10 ABK lainnya masih berada di tengah laut hingga Senin malam, 23.52 WIB, termasuk pemilik perahu.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Pastikan Kesiapan Penerbangan Perdana Jember-Jakarta, Tiket Penerbangan Fly Jaya Juga Bisa Dipesan Via Online
Generasi Muda Relawan PMI Jember Ukir Sejarah di Jumbara PMR X Jawa Timur dengan 5 Trofi dan Gelar Juara Umum 2
Air Mata Tak Lagi Berguna, Mediasi Gagal dan Rujuk Batal, Beginilah Akhir Nasib Pernikahan Eza Gionino dengan Meiza Aulia yang Jadi Sorotan
Kecelakaan Maut di Pakusari Jember: Pickup Oleng Hantam Truk di Jembatan Reng-Reng, Polisi Beberkan Kronologi
Kronologi Kebakaran Rumah di Cakung, Dipicu Cek Cok dan KDRT, Istri Meninggal Dunia Usai Alami Luka Bakar Parah
Hadiri Sidang PBB, Presiden Prabowo Tegaskan Komitmen Indonesia untuk Palestina hingga Dukung Solusi Dua Negara