SketsaNusantara.id - Baru-baru ini, Rieke Diah Pitaloka menceritakan soal keputusannya untuk banting stir ke dunia politik.
Seperti yang diketahui bahwa Rieke Diah Pitaloka sebelumnya adalah seorang bintang sinetron ternama.
Rieke Diah Pitaloka pun menyebut alasannya memilih menjadi anggota DPR RI daripada karier menterengnya di industri hiburan.
Hal tersebut diungkap Rieke saat hadir sebagai bintang tamu di podcast yang tayang di kanal Youtube @ CURHAT BANG Denny Sumargo, dikutip dari SketsaNusantara.id pada Minggu, 7 September 2025.
Usut punya usut, pemeran Oneng di serial komedi Bajaj Bajuri tersebut mengaku bahwa keputusannya masuk ke politik adalah pengalamannya jadi seorang aktivis dan ingin memperbaiki sistem yang ada di Indonesia.
“Saya berangkat dari aktivis mahasiswa ’95, jadi sudah terbiasa ikut demo. Kadang, saya bahkan digebukin, bukan karena saya salah, tapi karena provokasi. Dulu tidak ada media sosial, jadi tidak ada yang tahu,” kenang Rieke Diah Pitaloka.
Pada awalnya, keinginan Rieke terjun ke dunia politik masih ragu karena kariernya di dunia entertainment justru tengah berada di puncak popularitas.
Salah satu motivasi kuat yang akhirnya memebuat bergabung dengan DPR RI adalah berasal dari keluarga yang tidak mampu.
Ia sangat merasakan penderitaan saat memperoleh perawatan medis yang kurang akibat biaya rumah sakit yang sangat tinggi.
Bahkan, ibunya harus wafat lantaran pengobatan yang diperoleh sangat tidak memadai.
Artikel Terkait
Dari Toyama ke Kalijompo: Inilah Kisah Residensi di Jantung Perkebunan Jember Dari Lensa Sari Shibata
Gebyar JASNU, Pendakwah Muda di Jombang Ini Ungkap 3 Hal Dapat Lemahkan Generasi Milenial
Viral! Crazy Rich Dubai Ajak Ahmad Sahroni Pindah ke Negaranya, Tawarkan Pajak Nol, Polisi Cepat Tanggap hingga Mobil Mewah dengan Harga Murah
Ferry Irwandi Kenang Munir Said Thalib, Aktivis HAM yang Dibunuh di Pesawat Menuju Amsterdam: Ide dan Gagasannya Terus Hidup
Pesan Mendalam SBY Usai Demo Mengguncang Indonesia, Sentil Dialog, Optimisme, dan Kepemimpinan Prabowo untuk Masa Depan Bangsa