Minggu, 19 Juli 2026

Kampung Moderasi Beragama di Jombang Peringati Maulid Nabi, Berharap Indonesia Segera Pulih

Photo Author
As'ad Choirudin, Sketsa Nusantara
- Rabu, 3 September 2025 | 08:15 WIB
Sesi sholawatan sedang berlangsung saat acara Maulid Nabi Muhammad di Kampung Moderasi Beragama. (SketsaNusantara.id/As'ad Choirudin)
Sesi sholawatan sedang berlangsung saat acara Maulid Nabi Muhammad di Kampung Moderasi Beragama. (SketsaNusantara.id/As'ad Choirudin)

SketsaNusantara.id - Bangsa lndonesia perlu bersyukur dengan kemerdekaan yang sudah diraih. Caranya dengan saling menghormati dan menghargai. Meski perbedaan agama yang dipeluk.

Pesan berharga itu disampaikan KH Nur Hadi (Mbah Bolong) saat menyampaikan mauidzah hasanah, Selasa 2 September 2025, malam. Tak ketinggalan, acara di Dusun Ngepeh Desa Rejoagung Kecamatan Ngoro Jombang ini diiringi sesi shalawat dari group Irsyadul Awwam.

Di tahun 2024, Desa Rejoagung ditetapkan Kementerian Agama sebagai Kampung Moderasi. lni mengingat beragamnya agama yang dipeluk warga Ngepeh. Baik Islam, Kristen, Katholik, Hindu dan Budha.

Baca Juga: Mendagri Tito Karnavian Larang Pesta Mewah Pejabat, Minta Presiden Awasi Langsung Agar Publik Tak Kehilangan Kepercayaan

Di Dusun Ngepeh berdiri dua gereja, satu masjid, dan satu pura. Namun kerukunan warganya terus dijaga sejak dahulu kala.

Begitu juga acara Ngepeh Bershalawat malam itu. Semua warga Ngepeh saling membantu. Meski bukan dari beragama lslam.

"Ada yang menyumbang air mineral dan nasi kotak dari yang non-Islam," ujar David Syaifullah, Modin Dusun Ngepeh.

Baca Juga: Demokrasi Bisa Runtuh jika Presiden Utamakan Buzzer, Media Massa Harus Jadi Penopang Kebenaran, Bukan Mesin Propaganda

Pria berambut gondrong ini menambahkan, acara Ngepeh Bersholawat sudah memasuki tahun kedua. "Tokoh-tokoh agama selain Islam di Dusun Ngepeh memang kita undang semua, baik Kristen, Katholik maupun Hindu," imbuhnya.

Hal senada disampaikan Ali Imron, perangkat desa Rejoagung. "Kerukunan umat beragama di Ngepeh tidak hanya jadi contoh di Jombang, tapi juga nasional bahkan internasional," ujarnya disambut tepuk tangan hadirin.

Dirinya berharap agar kerukunan sesama warga harus tetap dijaga. "Meski di sana sini sekarang di lndonesia banyak kerusuhan, kita doakan segera pulih," imbuhnya.

Baca Juga: Disebut Kota Santri, Ini 5 Rekomendasi Kuliner Khas Jombang yang Wajib Dikunjungi

Wijiono, salah satu pemeluk Hindu, mengapresiasi kegiatan umat lslam yang mengundang komunitas lintas iman. "Terima kasih, kami merasa terhormat dan semoga kerukunan umat beragama di Ngepeh terus dijaga," ujarnya.

Selama acara berlangsung, dirinya duduk membaur bersama umat beragama lainnya mengikuti rangkaian acara dengan khidmat. Dia dan pemeluk agama non-lslam lainnya juga menikmati makanan dan minuman sama dengan hadirin lainnya.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X