SketsaNusantara.id – Ratusan juru parkir tampak memadati RSD dr Soebandi. Bahkan, tercatat ada sebanyak 130 juru parkir tumplek blek di RSD dr Soebandi. Tepatnya, pada Senin, 1 September 2025.
Direktur RSUD dr Soebandi, dr. I Nyoman Semita menjelaskan bahwa ratusan juru parkir itu tengah menjalani pengecekan kesehatan gratis.
"Program ini merupakan langkah awal atau tindakan pencegahan yang bertujuan agar masyarakat, khususnya para petugas parkir, supaya mereka dapat memahami kondisi kesehatan mereka sedini mungkin," ungkapya saat ditemui Selasa, 2 September 2025, siang.
“Apabila ditemukan indikasi penyakit, kami akan segera memberikan intervensi medis awal. Namun, jika tidak ada masalah kesehatan yang terdeteksi, kami akan memberikan edukasi untuk memastikan masyarakat memiliki pemahaman yang memadai untuk mencegah timbulnya masalah kesehatan yang lebih serius di masa mendatang,” lanjutnya.
Proses pemeriksaan mencakup evaluasi klinis, pengukuran tekanan darah, dan analisis laboratorium yang meliputi pengecekan kadar gula darah dan asam urat.
Jika hasil pemeriksaan mengindikasikan adanya kondisi abnormal, peserta akan segera mendapatkan tindak lanjut berupa pemeriksaan lanjutan tanpa dikenakan biaya tambahan.
Baca Juga: Pemkab Jember Luncurkan Desk Pelayanan Pekerja Migran Indonesia
Berdasar hasil pemeriksaan, sejumlah petugas parkir diketahui menunjukkan indikasi hipertensi, kadar asam urat yang tinggi, serta peningkatan kadar gula darah.
Menanggapi kondisi itu, RSUD dr Soebandi memberikan obat-obatan sebagai penanganan awal dan menyarankan peserta untuk melanjutkan kontrol di poliklinik.
“Untuk pemantauan lanjutan, kami merekomendasikan agar para petugas parkir memanfaatkan Universal Health Coverage (UHC), yang merupakan program unggulan Bupati Jember, Gus Fawait. Melalui UHC, masyarakat dapat mengakses layanan kesehatan berkualitas tinggi tanpa biaya,” imbuh dr. Nyoman.
Baca Juga: Terbanyak di Jatim, Pemkab Jember Usulkan 3378 non-ASN Jadi PPPK Paruh Waktu
Lebih lanjut, dr. Nyoman menyatakan bahwa RSUD dr Soebandi juga berencana untuk mengadakan pemeriksaan kesehatan umum untuk 100 pengemudi ojek online (ojol) pada hari Rabu, 2 September 2025.
Direncanakan, kegiatan pemeriksaan kesehatan rutin ini akan dilaksanakan setiap bulan. Baik untuk petugas parkir maupun pengemudi ojol. Tujuannya, sebagai wujud konsistensi RSUD dr Soebandi dalam menyediakan layanan kesehatan preventif kepada masyarakat.
Artikel Terkait
Pemkab Jember Fokus Bahas Perlindungan Anak, Perbaikan Data Pendidikan, dan Optimalisasi Penggunaan Waktu Libur
Tunggu Pasokan BBM Datang, Pemkab Jember Bikin Solusi Urai Antrean Panjang Pengendara
Maksimalkan Pelayanan, Pemkab Jember Gelar Sosialisasi dan Bimtek SP4N Lapor, Wadul Gus’e, serta UHC
Pemkab Jember Genjot Perbaikan Jalan, Dinas PU Bina Marga dan SDA Sebut Masih 3 AMP yang Lolos
Terobosan Baru! Pemkab Jember Siapkan Layanan Home Care, Bupati Gus Fawait: Masyarakat dengan Penyakit Kronis dan Disabilitas Jadi Prioritas
Terbanyak di Jatim, Pemkab Jember Usulkan 3378 non-ASN Jadi PPPK Paruh Waktu
Hibah 47 Hektar Aset Pemkab Jember ke Polda Jatim, Pansus DPRD Jember: Ini Peluang Pertumbuhan Ekonomi
Pemkab Jember Kenalkan Si Petri, Maskot Musabaqoh Tilawatil Qur'an (MTQ) XXXI Provinsi Jawa Timur di Jember
Pemkab Jember Bakal Gelar Operasi Bibir Sumbing Gratis, Pemberian Kaki palsu, hingga Daftarkan BPJS Ketenagakerjaan bagi Ojol
Pemkab Jember Luncurkan Desk Pelayanan Pekerja Migran Indonesia