Faktor pendorongnya berasal dari kenaikan biaya kuliah perguruan tinggi, harga emas perhiasan, serta biaya sekolah dasar.
Secara wilayah, terdapat 27 provinsi yang mengalami deflasi, sementara 11 provinsi lainnya mencatat inflasi pada periode yang sama.
Pudji mengungkapkan bahwa "deflasi terdalam terjadi di Maluku Utara sebesar 1,90 persen. Sementara inflasi terjadi di Sumatera Utara sebesar 1,37 persen.”
Dengan capaian ini, laju inflasi nasional tetap dalam rentang yang terkendali.
Stabilitas harga pada sebagian besar wilayah Indonesia menandakan kondisi perekonomian yang relatif terjaga, meski dinamika harga kebutuhan pokok dan jasa tetap menjadi faktor penting yang harus diwaspadai ke depan.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
BPS Jember Catat Angka Inflasi di Jember Mencapai 1,83 Persen, Penyumbang Terbesar dari Sektor Kelompok Makanan
Profil dan Biodata Aurelie Moeremans, Aktris yang Tolak Terjun ke Politik Sekaligus Bongkar Kebobrokan Rekrutmen Oknum Partai
Waspada Akun Bodong! Partai NasDem Tegaskan Akun X Sahroni Berdikari Palsu, Provokatif dan Menyesatkan
Arti Tembang Dolanan Anak Sluku-Sluku Bathok, Warisan Sunan Kalijaga yang Mengajarkan Keseimbangan antara Ibadah dan Mencari Penghidupan
Buntut dari Penjarahan Rumah, Kini Akun X Ahmad Sahroni Tiba-Tiba Hilang, Netizen: ‘Baru Mau Salam Interaksi’
Pemkab Jember Luncurkan Desk Pelayanan Pekerja Migran Indonesia