Minggu, 19 Juli 2026

Harga Terkendali, Indonesia Alami Deflasi 0,08 Persen di Agustus 2025, Maluku Utara Terdalam

Photo Author
Boy Nugroho, Sketsa Nusantara
- Senin, 1 September 2025 | 20:30 WIB
Ilustrasi deflasi di Indonesia. (X @mbakkrystal)
Ilustrasi deflasi di Indonesia. (X @mbakkrystal)

SketsaNusantara.id - Badan Pusat Statistik (BPS) merilis perkembangan terbaru Indeks Harga Konsumen (IHK) pada Agustus 2025.

Hasilnya menunjukkan kondisi harga nasional tetap stabil dengan kecenderungan menurun.

Secara bulanan, Indonesia mencatat deflasi sebesar 0,08 persen (mtm). Sementara secara tahunan, inflasi berada di level 2,31 persen (yoy).

Baca Juga: 3 Kecamatan Terluas di Jember Menurut Data Resmi BPS, Selisih Luasnya Mengejutkan!

BPS menegaskan bahwa angka ini lebih dalam dibandingkan capaian periode yang sama tahun lalu.

Deputi Bidang Distribusi dan Jasa BPS, Pudji Ismartini, menyampaikan hal tersebut dalam konferensi pers virtual pada Senin, 1 September 2025.

"Agustus 2025 mengalami deflasi 0,08, lebih dalam dibandingkan deflasi Agustus 2024 sebesar 0,03 persen," kata Pudji.

Baca Juga: Cek Fakta: Benarkah Indramayu Jadi Kabupaten Termiskin di Jawa Barat? Begini Penjelasannya Menurut Data dari BPS

Selain itu, BPS juga mencatat inflasi tahun kalender hingga Agustus 2025 sebesar 1,60 persen. Pergerakan harga ini sebagian besar dipengaruhi oleh kelompok makanan, minuman, dan tembakau yang menjadi penyumbang utama deflasi dengan kontribusi 0,29 persen atau memberikan andil deflasi 0,08 persen.

Harga yang diatur pemerintah turut mencatat penurunan, sehingga menyumbang deflasi 0,08 persen.

Komoditas dominan yang mempengaruhi kelompok ini antara lain tarif angkutan udara dan bensin.

Baca Juga: BPS Jember Catat Angka Inflasi di Jember Mencapai 1,83 Persen, Penyumbang Terbesar dari Sektor Kelompok Makanan

Di sisi lain, kelompok harga bergejolak mengalami deflasi 0,61 persen. Penurunan ini terutama dipicu oleh harga tomat, cabai rawit, dan bawang putih yang melemah dibandingkan bulan sebelumnya.

Meski mayoritas kelompok harga menunjukkan penurunan, komponen inti masih mencatat inflasi sebesar 0,06 persen dengan andil 0,04 persen.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X