Kesaksian ayah korban juga membenarkan adanya dugaan penganiayaan pada tubuh anaknya.
Sementara itu di Solo, seorang tukang becak yang tengah beristirahat turut menjadi korban.
Sumari (60) yang sedang tidur di becaknya, mengalami sesak nafas akibat paparan gas air mata.
Hingga saat ini, korban tewas terbanyak berasal dari Makssar yakni dalam demo 29 Agustus 2025.
4 Orang dilaporkan gugur di tengah aksi demonstrasi, 3 di antaranya merupakan pegawai DPRD Kota Makassar.
Abay (28) Staf Humas dan Protokoler Sekretariat DPRD Kota Makassar dan Sarinawati (26), Staf Sekretariat DPRD Kota Makassar meninggal dunia usai terjebak di dalam gedung DPRD yang dibakar.
Selanjutnya, Saiful Akbar (43), Plt Kasi Kesra Kecamatan Ujung Tanah Kota Makassar juga tewas dalam ricuh demo tersebut.
Ia tewas saat berusaha menyelamatkan diri dari kebakaran dengan cara melompat dari lantai 3.
Selain Affan, pengendara ojol asal Makassar, Rusdamdiansyah juga harus meregang nyawa dalam aksi unjuk rasa.
Rusdamdiansyah kehilangan nyawa dalam demo 29 Agustus 2025 di Makassar usai dikeroyok massa karena dituding sebagai intel.
Ketujuh korban meninggal dunia ini menambah panjang daftar korban tewas dalam aksi demonstrasi.
Turut beduka untuk semua korban dan semoga tidak ada lagi korban jiwa dalam aksi menyampaikan aspirasi di masa mendatang.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Usai Halalkan Uang Haram, Melchias Mercus Mekeng Dihadang Mahasiswa dan Diaspora saat Kabur ke Australia
Ibas Yudhoyono Minta Maaf, Fraksi Demokrat Buka Peluang Evaluasi Tunjangan DPR di Tengah Protes Publik
Angelina Sondakh Bongkar Borok DPR sejak Masa Jabatannya Dulu, Ada Permainan Kekuasaan?
Prabowo Desak Polisi Tuntaskan Kasus Brimob-Affan Kurniawan Secara Terbuka Demi Jaga Kepercayaan Masyarakat
Ferry Irwandi Ungkap Perkembangan Demo DPR, Ajak Masyarakat Kawal Aspirasi dan Jangan Terprovokasi Wacana Darurat Militer