Kamis, 4 Juni 2026

KDMP Sidomulyo Jember Ekspor Kopi dan Kerajinan Tangan Perdana ke Singapura dan Brunei, Kontrak Capai 78 ribu USD

Photo Author
M Purnomo, Sketsa Nusantara
- Minggu, 31 Agustus 2025 | 17:45 WIB
Koperasi Merah Putih yang berhasil ekspor. (Dok KDMP Sidomulyo)
Koperasi Merah Putih yang berhasil ekspor. (Dok KDMP Sidomulyo)

SketsaNusantara.id – Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Sidomulyo yang berada di Kecamatan Silo, Kabupaten Jember, baru saja melakukan ekspor produk unggulan perdana ke tiga negara sekaligus.

Ekspor langsung tersebut melibatkan komoditas kopi dan kerajinan tangan, dengan total nilai kontrak Letter of Intent (LOI) sebesar 78 ribu USD.

Kepala Desa Sidomulyo dan Ketua KMP Sidomulyo Kamiludin memberikan penjelasan mengenai detail kontrak ekspor yang telah diratifikasi.

Baca Juga: Digeruduk Pembeli, Stand UMKM di Jember Gedung Nusantara Kena Imbasnya

"Kami telah melakukan kontrak LOI senilai 30 ribu USD dengan Brunei Darussalam, 23 ribu USD dengan Hongkong, dan 25 ribu USD dengan Singapura. Jadi total nilai kontrak LOI kami mencapai sekitar 78 ribu USD," jelas Kamiludin Minggu, 31 Agustus 2025.

Ekspor perdana tersebut mencakup pengiriman berbagai produk unggulan dari Jember. Termasuk kopi berkualitas tinggi yang dikirim ke Singapura dan Brunei Darussalam, serta produk kerajinan seperti batik, syal, dan handicraft ke Hongkong.

Untuk pengembangan selanjutnya, KMP Sidomulyo berencana mendirikan kantor cabang perwakilan di Brunei Darussalam melalui Koperasi Desa Merah Putih.

Baca Juga: Ratusan Peserta dari Berbagai Daerah Ikuti Turnamen Catur di Jember, Kadispora: Misi Jadikan Kabupaten Olahraga 2027

"Kami sepakat bahwa Koperasi Desa Merah Putih akan membuka cabang perwakilan di Brunei Darussalam demi pertukaran bisnis," tambah Kamiludin.

Langkah itu dianggap strategis bukan hanya dalam memasarkan produk kopi, tetapi juga untuk menjual berbagai produk unggulan Jember lainnya melalui Koperasi Desa Merah Putih di Sidomulyo.

Keberhasilan ekspor perdana ini tak terlepas dari kontribusi Export Center Surabaya yang memudahkan pertemuan langsung dengan pembeli internasional.

Baca Juga: Terbanyak di Jatim, Pemkab Jember Usulkan 3378 non-ASN Jadi PPPK Paruh Waktu

Kerja sama ini menjadi kunci dalam membuka akses ekspor untuk produk unggulan desa di Kabupaten Jember menuju pasar global.

KDMP Sidomulyo menargetkan kontinuitas ekspor dengan komitmen pengiriman yang dilakukan setiap bulan.

Halaman:

Editor: Angga Juli Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X