Kamis, 4 Juni 2026

Pastikan LP2B Tak Dialihfungsikan , DPRD Jember Kawal Ketat Ketahanan Pangan Nasional

Photo Author
Angga Juli Setiawan, Sketsa Nusantara
- Sabtu, 30 Agustus 2025 | 21:06 WIB
Anggota DPRD Jember Wahyu Prayudi Nugroho saat dikonfirmasi. (Angga Juli Setiawan/SketsaNusantara.id )
Anggota DPRD Jember Wahyu Prayudi Nugroho saat dikonfirmasi. (Angga Juli Setiawan/SketsaNusantara.id )

SketsaNusantara.id - Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) terus menjadi perbincangan publik karena, di tengan tergerusnya lahan produktif di Jember.

Melihat hal tersebut, Anggota DPRD Jember Wahyu Prayudi Nugroho mengatakan kondisi saat ini sangat berat, apalagi di tengah kondisi ekonomi yang tak menentu.

"Dampaknya sangat besar, ekonomi lesu dan tantangan soal lapangan kerja menipis," ujarnya saat reses di Kecamatan Patrang, Sabtu, 30 Agustus 2025.

Baca Juga: Warga Ambulu Minta Ada Standar Harga Tembakau Petani, DPRD Jember Bakal Kawal Aspirasi Masyarakat

Dengan kondisi tersebut, menurutnya sektor pertanian menjadi jalan untuk bisa bertahan.

"Penguatan di sektor domestik khususnya pertanian menjadi hal yang paling utama, karena masyarakat Indonesia mayoritas begantung di sektor pertanian, perikanan dan peternakan," tegasnya.

Ia mengungkapkan, langkah yang seharusnya diambil oleh Pemerintah Daerah ini dengan melakukan optimalisasi pada penggunaan lahan produktif untuk ketahanan pangan.

Baca Juga: Kesulitan Air Bersih saat Musim Kemarau, Legislator Gerindra DPRD Jember Usulkan Penggunaan Pipanisasi

"Maka dari itu lahan-lahan yang ada di Jember saat ini harus dievaluasi, apakah pemanfaatannya sudah maksimal atau belum untuk ketahanan pangan," imbuhnya.

Apalagi dengan adanya isu soal Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B), yang banyak disuarakan masyarakat agar lahan produktig tidak dialih fungsikan.

"Kami mendapatkan masukan juga dari masyarakat soal lahan produktif, jangan sampai ini dialihkan untuk hal lain," sambungnya.

Baca Juga: Warga Keluhkan Akses Pertanian dan Infrastuktur, Legislator Fraksi Gerindra DPRD Jember Kawal Usulan Masyarakat

Politisi PDI Perjuangan ini menilik, pada surat keputusan (SK) LP2B dari tahun ke tahun yang tidak ada perbuahan sedikit pun.

"Dari tahun 2022 hingga 2025 yang terbaru, luasan LP2B di Jember mencapai 86.358,78 hektar. Total tersebut jika diperinci memang ada pergeseran-pergeseran, tetapi tidak ada perubahan dari tahun kemarin hingga sekarang," tegasnya.

Halaman:

Editor: Angga Juli Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X