SketsaNusantara.id - Pengerjaan jalur Gumitir terus dilakukan, kini progresnya mencapai 27 persen sejak pelaksanaan dilakukan pasa 24 Juli 2025 lalu.
Pelaksana pengejaan Andre Pandora mengatakan, saat ini telah dilakukan pengeboran untuk penguatan struktur jalan yang mengalami kerusakan.
“Jadi kita menggunakan bore pile, yang mana saat ini sudah dipasang penguat di 53 titik dengan kedalaman hingga 27 meter. Tujuannya agar tanah tidak bergerak,” ujarnya saat dikonfirmasi di lokasi, Jumat 15 Agustus 2025.
Baca Juga: Tinjau Lokasi Perbaikan Jalur Gumitir, Komisi C DPRD Jember Dorong Percepatan Pengerjaannya
Andre mengungkapkan, jika pengerjaan saat ini dilakukan percepatan sesuai dengan arahan dari Balai Besar Pengerjaan Jalan Nasional (BBPJN).
“Kami diminta untuk melakukan percepatan, makanya kami mendatangkan alat bore pile 2 agar pengerjaannya bisa segera selesai,” imbuhnya.
Pengerjaan terus dilakukan meskipun ada beberapa tambahan ruas jalan yang dikerjakan, dari awalnya 109 menjadi 119 meter.
Baca Juga: Reaktivasi Bandara Notohadinegoro, Komisi C DPRD Jember Pastikan Kesiapannya Sudah 96 Persen
“Awalnya 109 meter ada tambahan 10 meter untuk saat ini. Tapi kami usahakan agar semaksimal mungkin,” ungkapnya.
Meskipun begitu, pengerjaan ini masih memiliki kendala salah satunya kondisi cuaca yang tak menentu.
"Jadi kendalanya pasti kalau hujan, apalagi kalau ada petir makanya ini tantangannya," pungkasnya.
Sementara itu, Anggota Komisi C DPRD Jember Agung Budiman menjelaskan walaupun tetap dilakukan percepatan rekanan harus memperhatikan kualitas yang digunakan.
"Kualitas ini berpengaruh pada spesifikasi yang digunakan, makanya kami mohon agar pengembang bisa menjaga kualitas bahan yang digunakan," tambahnya.
Artikel Terkait
Tinjau Penutupan Jalan, Komisi C DPRD Jember Pastikan Pengerjaan Jalur Gumitir Berjalan Maksimal
Antisipasi Penawaran Lelang di Bawah 80 Persen, Komisi C DPRD Jember: Pengerjaannya Dipastikan Tak Sesuai
Trial Perdana AMP, Komisi C DPRD Jember Pastikan Kualitas dan Mutu Sesuai Spesifikasi
Sering Mangkir dari Sidang Paripurna, Fraksi PKB DPRD Jember Kritik Keras Wabup Djoko Susanto
Usai Wakil Bupati Djoko Dikritik Tak Pernah Hadir di Sidang Paripurna, Ini Kata Ketua DPRD Jember
Pertanyakan Wabup Tak Pernah Hadir Paripurna, Fraksi PKB DPRD Jember: Ini Menyangkut Hajat Hidup Orang Banyak
Komisi B DPRD Jember Minta Disperindag Pastikan Elpiji 3 Kg Stok dan Harganya Stabil
Pansus Non ASN DPRD Jember Pastikan Penataan PPPK Paruh Waktu untuk Tenaga Honorer Harus Sesuai Prosedur
Reaktivasi Bandara Notohadinegoro, Komisi C DPRD Jember Pastikan Kesiapannya Sudah 96 Persen
Tinjau Lokasi Perbaikan Jalur Gumitir, Komisi C DPRD Jember Dorong Percepatan Pengerjaannya