Banyak pihak menilai penafsiran tersebut serampangan dan tidak sesuai dengan pemahaman umum dalam ajaran Islam.
Baca Juga: Bupati Gus Fawait Optimistis Mampu Memajukan Destinasi Wisata di Jember
Kontroversi ini meluas hingga Evie Effendi dilaporkan ke Polda Jawa Barat atas tuduhan penistaan agama.
Namun, laporan tersebut akhirnya dihentikan setelah pelapor mencabut laporannya.
Setelah kontroversi tersebut, Evie Effendi telah menyampaikan permintaan maaf secara terbuka melalui media sosial.
Ia mengakui kesalahannya dan menyatakan bahwa ucapannya merupakan sebuah "keterpelesetan" yang tidak disengaja.
Saat ini, kasus penganiyaan terhadap putri kandungnya sendiri tersebut masih dalam proses penyelidikan oleh pihak kepolisian.
Polrestabes Bandung telah memeriksa saksi-saksi dan dijadwalkan akan kembali memeriksa Evie Effendi untuk mendalami kasus tersebut.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Viral Irisan Semangka MBG Mirip Lembaran Tissue, Netizen: Setipis Keadilan di Negeri ini
Mayat Balita Laki-Laki Ditemukan di Saluran Irigasi Jember, Inilah Kronologi Lengkap Hilangnya Anak 2,5 Tahun dari Depan Rumah
Gercep Tangani Wabah Campak, Bupati Jember Gus Fawait Siapkan 11 Ribu Vaksin Imunisasi untuk Anak-Anak
Gelar Pro Gus'e Update, Gus Fawait: Jember Jadi Satu-Satunya Kabupaten yang Hapus Denda Pajak
Tak Perlu Jauh-Jauh, Calon Pekerja Migran Asal Jember Bisa Urus Perizinan Cukup di Mall Pelayanan Publik Jember
Bentuk Program Cinta Kesehatan Ibu dan Anak, Gus Fawait Bakal Terjunkan Ribuan Nakes