Pemerintah meminta kesabaran para petani selama proses berjalan, seraya memastikan hasilnya segera dapat dirasakan.
Produksi gula nasional periode 2024/2025 diproyeksikan mencapai 2,6 juta ton. Angka ini menjadi yang tertinggi kedua di kawasan ASEAN setelah Thailand dengan 10 juta ton, disusul Filipina 1,8 juta ton, dan Vietnam 1,1 juta ton.
Langkah penyerapan dan pengawasan ketat ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem gula yang lebih stabil. Petani pun diimbau melaporkan jika ada pelanggaran harga agar mekanisme pasar berjalan sesuai aturan.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
GBK Resmi Diambil Alih Danantara, Rosan Roeslani Beberkan PR Besar dan Misi Jadikan Ikon Jakarta
Target 2029, Sampah Harus Tuntas: Prabowo Siapkan Strategi Nasional Waste to Energy Libatkan Danantara
Investasi Besar Rp13 Triliun, Danantara dan INA Dukung Chandra Asri Bangun Pabrik Kimia untuk Kurangi Impor dan Genjot Ekspor
Danantara dan RDIF Rusia Bentuk Platform Investasi Rp37,6 Triliun untuk Dorong Transformasi Ekonomi dan Teknologi Indonesia-Rusia
Danantara dan Mitra Global Teken Kesepakatan Besar, Dorong Proyek Energi Bersih dan Teknologi Berkelanjutan di Indonesia