SketsaNusantara.id – Kabupaten Jember menjadi yang terbaik dalam Festival Dewi Cemara 2025 yang diselenggarakan pada 23 hingga 24 Agustus 2025 lalu di Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur.
Kabupaten Jember mampu bersaing dengan 38 kabupaten/kota lain yang saling berkompetisi dengan memamerkan daya tarik wisata, budaya, dan produk unggulan masing-masing.
Event yang berlangsung selama dua hari itu berperan sebagai platform penting dalam pengembangan pariwisata desa dan ekonomi kreatif di daerah tersebut.
"Alhamdulillah, Kabupaten Jember meraih gelar Juara Stand Terbaik Festival Dewi Cemara 2025," papar Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Bobby Arie Sandy, saat dikonfirmasi, Rabu 27 Agustus 2025.
Bobby menambahkan, Festival Dewi Cemara merupakan singkatan dari Desa Wisata Maju Mandiri Sejahtera lebih dari sekadar tempat untuk mempromosikan desa wisata, melainkan juga berfungsi sebagai media edukasi, pertukaran ide, serta wadah kolaborasi antar daerah untuk membangun pariwisata yang berkelanjutan.
Serangkaian kegiatan di festival tersebut mencakup pameran desa wisata, pertunjukan seni tradisional, diskusi, dan seminar mengenai pengembangan pariwisata, tur virtual desa wisata, serta kompetisi stand terbaik.
Baca Juga: Terbanyak di Jatim, Pemkab Jember Usulkan 3378 non-ASN Jadi PPPK Paruh Waktu
"Kabupaten Jember tampil mencolok dengan menghadirkan stand paling unik dan meriah dalam Festival Dewi Cemara 2025. Untuk tahun ini, Jember mengusung Desa Wisata Sidomulyo di Kecamatan Silo sebagai perwakilan resmi," ungkapya.
Desain stand milik Jember terinspirasi oleh kubah Masjid Jami’ Jember yakni, menggunakan bahan bambu yang merepresentasikan tradisi lokal Rumah Atak, tempat tradisional untuk mengeringkan tembakau.
Stand Jember juga berkolaborasi dengan berbagai UMKM lokal. Termasuk Kopi Ketakasi, Batik Bliera Sidomulyo, dan Batik Karimata.
Selain itu, ikon dari Desa Wisata Sidomulyo yaitu Raja Domba juga dihadirkan di lokasi.
"Dua domba berusia satu bulan ditampilkan sebagai atraksi wisata. Jadi, pengunjung dapat berinteraksi langsung," ungkapnya.
Artikel Terkait
Setelah Jalur Pecoro Rambipuji Mulus, Pemkab Jember Perbaiki Aspal di Perlintasan Kereta Api Desa Garahan
Imbau Non-ASN Non Data Base BKN Bersabar dan Tetap Bekerja, Pemkab Jember Fokus Penataan PPPK Paruh Waktu
Jaga Stabilitas Harga Bahan Pokok, Pemkab Jember Gelar Pasar Murah di Kecamatan Ambulu, Kadisperindag: Antusiasme Warga Tinggi
Pemkab Jember Fokus Bahas Perlindungan Anak, Perbaikan Data Pendidikan, dan Optimalisasi Penggunaan Waktu Libur
Tunggu Pasokan BBM Datang, Pemkab Jember Bikin Solusi Urai Antrean Panjang Pengendara
Maksimalkan Pelayanan, Pemkab Jember Gelar Sosialisasi dan Bimtek SP4N Lapor, Wadul Gus’e, serta UHC
Pemkab Jember Genjot Perbaikan Jalan, Dinas PU Bina Marga dan SDA Sebut Masih 3 AMP yang Lolos
Terobosan Baru! Pemkab Jember Siapkan Layanan Home Care, Bupati Gus Fawait: Masyarakat dengan Penyakit Kronis dan Disabilitas Jadi Prioritas
Terbanyak di Jatim, Pemkab Jember Usulkan 3378 non-ASN Jadi PPPK Paruh Waktu
Hibah 47 Hektar Aset Pemkab Jember ke Polda Jatim, Pansus DPRD Jember: Ini Peluang Pertumbuhan Ekonomi