Kamis, 4 Juni 2026

Nasib Guru di Lampung yang Viral Karena Sikap Arogan dan Nyaris Lakukan Kekerasan terhadap Siswi SD saat Upacara, Sudah Diberhentikan dari Sekolah?

Photo Author
Mila Zhely Nurul Hidayah, Sketsa Nusantara
- Senin, 25 Agustus 2025 | 07:23 WIB
Ilustrasi guru di Sekolah Dasar (SD) yang jadi sorotan karena berulah mengancam bertindak kasar pada murid saat upacara (Unsplash/Syahrul Alamsyah Wahid)
Ilustrasi guru di Sekolah Dasar (SD) yang jadi sorotan karena berulah mengancam bertindak kasar pada murid saat upacara (Unsplash/Syahrul Alamsyah Wahid)

Menanggapi hal ini, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Lampung angkat bicara. Pihaknya membenarkan peristiwa ini terjadi di Pesawaran, Lampung pada bulan Juli 2025 lalu.

Mengenal pelaku bernama Harmini, Guru yang mengajar PJOK (Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan) di SDN 5 kedondong dan sudah mendapat sanksi tegas atas perbuatannya.

Baca Juga: Kesenjangan Sosial, Pejabat Lampung Foya-Foya Nonton Konser hingga Sawer DJ, Rakyatnya Menderita Jadi Langganan Banjir dan Jalanan Rusak

Disdikbud Pesawaran juga mengungkapkan bahwa pelaku telah resmi dinonaktifkan dari tugas mengajar sejak 1 Agustus 2025 lalu melalui surat perintah tugas nomor 800/1016/IV.02/P2K/VIII/2025.

Bukan tanpa alasan, langkah tegas itu diambil berdasarkan pertimbangan dan dari laporan teman sejawat serta laporan dari Kepala Sekolah di SD lainnya.

Tindakan pelaku tidak mencerminkan sikap seorang pendidika dan penghentian Harmini dilakukan berdasarkan aturan disiplin PNS dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 94 Tahun 2021.

Menariknya, Kadisdikbud Pesawaran juga menyatakan bahwa guru tersebut memiliki riwayat gangguan jiwa, berdasarkan kesaksian teman kerjanya dan diperkuat dengan hasil pengecekan medis.

Baca Juga: Kasus Viral Guru Madin Diminta Bayar Rp25 Juta Picu Reaksi DPRD dan Solidaritas Warganet

Harmini kerap diperiksa karena kelakuannya yang tak mencerminkan tenaga pendidik, apalagi kerap dilaporkan berlaku kasar saat mengajar di sekolah.

"Perilakunya selama ini cukup aneh, dia tempramen dan tampil kurang sopan. Terindikasi ada gangguan jiwa dari hasil pengecekan medis dan dari kesaksian teman-temannya di sekolah," ungkap Kadisdikbud Pesawaran, pada awak media, hari Minggu, 24 Agustus 2025.

Bulan Februari lalu sudah pernah dipanggil dan dilakukan tes. Sempat ada perbaikan, tapi bulan Juli kembali berulah saat mengajar di sekolah lain dan sekarang sudah resmi di aktifkan, tutupnya.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari S ketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id.  Klik di sini 

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X