SketsaNusantara.id - Letkol Teddy Indra Wijaya yang kini menjabat sebagai Sekretaris Kabinet (Seskab) dinilai sebagai salah satu menteri dengan kinerja baik dalam pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Penilaian tersebut diungkap Igor Dirgantara, pengamat politik yang juga menjabat sebagai Direktur Eksekutif Survei dan Polling Indonesia atau SPIN.
Berdasarkan penilaian Igor, pengalaman Teddy sebagai ajudan Prabowo saat masih menjabat sebagai Menteri Pertahanan menjadi nilai lebih.
Teddy dinilai mampu memahami lebih baik karakter dan gaya kepemimpinan Prabowo Subianto.
Menurut Igor, hal tersebut cukup penting dalam menjaga kelancaran komunikasi di dalam internal kabinet.
“Letkol Teddy dipandang paling mampu dan berkontribusi menjembatani lack of communication yang bisa atau mungkin terjadi di dalam kabinet Presiden Prabowo,” kata Igor di Jakarta, Rabu 20 Agustus 2025.
Igor berpendapat, kinerja Teddy terlihat nyata saat ia menegur penyelenggara negara maupun polisi pengawal (patwal) yang dinilai tidak sejalan dengan arahan Presiden Prabowo.
Sikap Teddy tersebut dinilai tepat, lantaran bisa mencegah kesalahan serupa yang bisa menimbulkan polemik di ruang publik.
"Ini penting agar kesalahan serupa, meskipun kecil, tidak terulang di kemudian hari. Apalagi kalau sampai viral," lanjut Igor.
Ia juga menyoroti dukungan Setkab dalam kegiatan Presiden Prabowo, salah satunya saat pertemuan dengan 82 profesional muda beberapa waktu lalu.
Menurutnya, kegiatan tersebut memperlihatkan peran penting Setkab dalam membantu presiden dan wakil presiden menjalankan program kerja.
Artikel Terkait
Hibah 47 Hektar Lahan di Jember, Pansus Aset DPRD Ingatkan Jangan Sampai Jadi Proyek Mangkrak
Universitas dr Soebandi Jember Gelar Kunjungan Akademik Internasional ke Mahsa University Malaysia
Mahasiswa KKN UNEJ Terapkan Program PROTEKSI di Desa Locare Bondowoso
Perluas Jaringan Kelembagaan, UIN KHAS Jember Jalin Kerjasama dengan Kedutaan Inggris
Perkuat Jaringan Institusi danĀ Bangun Reputasi Global Kampus, UIN KHAS Jember Jalin Kerjasama dengan Lembaga Pendidikan serta Pelatihan Bahasa Belanda